SuaraJabar.id - Para guru diminta untuk mengawasi anak didiknya agar tidak menjadi korban perundungan atau bully.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, caranya adalah guru bertindak sebagai orang tua di sekolah.
"Guru harus bertindak sebagai orang tua di sekolah. Awasi anak-anak, lindungi sampai anak siap kembali pulang ke rumah," kata Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil di Kuningan, Kamis.
Menurut dia, adanya kasus kekerasan terhadap anak khususnya di lingkungan pendidikan harus segera dihilangkan.
Untuk itu, ia mengimbau guru agar senantiasa menjaga anak didiknya, baik ketika di dalam ruangan maupun saat akan pulang sekolah, karena perundungan biasanya dilakukan saat tidak ada pengawasan.
Selain guru, Kang Emil juga berpesan kepada orang tua yang mempunyai anak sekolah, agar ketika sampai di rumah dapat menjadi guru anak-anaknya.
"Kepada orang tua yang punya anak di sekolah jadilah guru saat anak-anak ada di rumah. Kalau dua hal tadi di lakukan Insya Allah anak-anak merasa nyaman di sekolah dan merasa tenang betah di rumah," tuturnya.
Kang Emil berharap dengan dua konsep tersebut diharapkan bisa mengurangi permasalahan kekerasan dan perundungan terhadap anak.
Menurut dia, anak merupakan aset yang berharga baik bagi keluarga, bangsa maupun negara. Untuk itu semua harus bergerak agar perundungan tidak terjadi lagi.
Baca Juga: Sosok Uu, Wagub Jabar yang Ditegur Ridwan Kamil Gegara Pernyataan Kasus Perundungan Anak
"Mudah-mudahan dengan konsep itu bisa mengurangi permasalahan kekerasan terhadap anak, perundungan antarsesama anak dan lainnya," kata Kang Emil menegaskan. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Ketika Ruang Belajar Berubah Menjadi Tempat Kekerasan
-
Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
8 Hal yang Menentukan Seorang Profesi Guru yang Baik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Sempat Bersitegang Soal Jam Pelayanan, Kasus Senam Puskesmas Patrol Berakhir Damai
-
Indonesia Derby 2026 Tembus 24 Ribu Penonton, Sulawesi Utara Raih Juara Umum Kejurnas Seri I