SuaraJabar.id - Warga Kota Banjar berhasil menggagalkan upaya bunuh diri yang akan dilakukan seorang remaja perempuan di jembatan gantung di lingkungan Banjarkolot.
Dari keterangan Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Kusnadi, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait hal itu sekitar pukul 23.00 WIB.
“Kita mendapat laporan dari warga bahwa ada seorang perempuan tang terjun dari jembatan gantung yang arah ke SMKN 2 Banjar, setelah di cek ke lokasi ternyata sudah berhasil diselamatkan oleh warga,” kata Kusnadi, Rabu (10/8/2022).
Ia menjelaskan, setelah digali informasi dari yang bersangkutan, ternyata ia sedang memiliki masalah dengan keluarganya.
“Dari pengakuan dia memiliki ibu asli orang Timor Leste dan katanya ada paman di daerah Banjarkolot atau tepatnya di komplek Sari Indah. Kita cari tahu lagi ternyata dia memiliki masalah dengan keluarganya dan memang akan melakukan percobaan bunuh diri,” jelasnya.
Menurutnya, perempuan tersebut bisa sampai ke lokasi karena dibonceng oleh salah seorang teman pria. Namun pada saat di lokasi ia meminta berhenti dan turun dari motor.
“Sampai ke sana karena tadi naik motor dibonceng dengan temannya dan minta turun ternyata malah loncat. Kemudian temannya itu meminta tolong kepada warga,” papar Kusnadi.
Kondisinya, lanjut Kusnadi, perempuan asal Banjar itu memiliki pandangan kosong dan diduga mengalami depresi akibat masalah yang dihadapinya.
“Kondisinya seperti orang depresi kemudian pandangannya juga kosong,” tambahnya.
Baca Juga: Suami Lagi Nyenyak Tidur, Istri Loncat dari Lantai 12 Apartemen di Kawasan Kebon Jeruk
Selanjutnya, karena NSJ tinggal di tempat kos-kosan di Jalan R. Dewi Sartika, akhirnya petugas BPBD Kota Banjar dan Babinsa Kelurahan Banjar langsung mengantarkannya.
“Karena tinggal di kosan wilayah Banjar, jadi kita langsung antarkan perempuan itu, dan memberikan nasihat supaya tidak melakukan percobaan bunuh diri lagi dan ini seharusnya dalam pemantauan khawatir melakukan tindakan serupa,” pungkasnya.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah
-
Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Meninggal Dunia Setelah Jalani Perawatan Intensif
-
Usai Hajar Timor Leste, Ini 2 Cara Timnas Indonesia U-19 Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026
-
Hasil Timnas Indonesia U-19 vs Timor Leste: Menang 3-0, Garuda Nusantara Belum Mampu Gusur Vietnam
-
Bikin Malu! Stadion Utama Sumut Mendadak Gelap Gulita saat Laga Timnas Indonesia U-19
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Puncak HJB ke-544: Sentul City Sukses Fasilitasi Turnamen Minisoccer Antar Jurnalis se-Bogor Raya
-
Siksa Kekasih Berulang Kali di Kosan Bandung, Taufik Hidayat Hanya Terancam 12 Tahun Penjara
-
Rekomendasi Produk Philips Terbaik Sepanjang Masa Berdasarkan Kategori
-
Hadiah Sayembara Rp250 Juta Tak Jadi untuk Penangkap, KDM Alihkan untuk Masa Depan Korban
-
Ibadah Dibubarkan Paksa di Bandung, Sajajar Desak KDM Bertindak Tegas!