SuaraJabar.id - Diduga putus cinta dengan sang kekasih, seorang remaja pria berinisial K (18) mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Peristiwa remaja bunuh diri tersebut terjadi di samping bangunan yang digunakan untuk warung di Kampung Cimanggu, Desa Langkapjaya, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Rabu (7/9/2022).
Warga, Eman menyatakan, peristiwa ini diketahui sekitar pukul 06.00 WIB. Menurut dia, korban gantung diri menggunakan tali tambang warna kuning yang diikat ke plafon rumah.
Menurut Eman, beredar kabar bahwa korban gantung diri karena patah hati diputuskan kekasihnya.
Pasalnya dalam HP milik korban yang ditemukan di TKP, terdapat percakapan antara korban dengan kekasihnya soal hubungan asmara.
"Diduga karena putus cinta, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri," terangnya.
Sementara itu, Kades Langkapjaya Mimin Mintarsih membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, korban merupakan warga Kampung Jogjogan, Desa Langkapjaya.
Mimin menyatakan pemicu Remaja itu nekat gantung diri diduga akibat cintanya kandas. "Kabarnya seperti itu," ujar Mimin.
Catatan Redaksi:
Baca Juga: Heboh Mobil Angkut BBM Pakai Jeriken di Sukabumi, Ini Tanggapan Pertamina
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam
Berita Terkait
-
Heboh Mobil Angkut BBM Pakai Jeriken di Sukabumi, Ini Tanggapan Pertamina
-
Saat Ratu Atut dan Pinangki Bebas, Di Hari yang Sama 2 Napi Lapas Semarang Tewas Bunuh Diri
-
Diduga Patah Hati, Remaja 18 Tahun Tewas Gantung Diri
-
Duh, Pelat Besi Penutup Lubang Besar di Jalan Karangtengah-Nagrak Sukabumi Hilang Digondol Maling
-
Viral Mobil Pick Up di Sukabumi Terciduk Angkut Pertalite Pakai Jeriken, SPBU Buka Suara
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026
-
Polisi Bongkar Dugaan Korupsi Dana Desa Paniis Kuningan, Kerugian Negara Capai Rp530 Juta
-
Termasuk di Jawa Barat, Perumnas Dorong Generasi Muda Siapkan Rumah Pertama
-
Revitalisasi Desa Segera Disiapkan, Jangkau 1.500 Tempat di 35 Provinsi
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana