SuaraJabar.id - Sejumlah rangkaian aksi unjuk rasa digelar elemen mahasiswa, buruh dan masyarakat menentang kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).
Hampir di seluruh wilayah Indonesia, mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi penolakan kenaikan harga BBM.
Sejumlah tuntutan terkait penolakan kenaikan harga BBM digaungkan, baik saat melakukan orasi ataupun dengan spanduk serta poster yang mereka bawa.
Namun belakangan sejumlah aksi unjuk rasa mahasiwa menjadi viral lantaran tulisan di poster yang mereka bawa.
Sejumlah poster bertuliskan kata-kata yang terbilang tidak layak untuk mereka bentangkan saat melakukan aksi unjuk rasa.
Seperti foto yang memperlihatkan seorang pendemo berhijab membentangkan poster bertuliskan, 'Cukup Suami aja yang naik BBM jangan'
Dalam foto yang diunggah tersebut, aksi mahasiswi tersebut terjadi saat demo menolak BBM di DPRD Lumajang, Jawa Timur pada 7 September 2022.
Foto pendemo berhijab yang mengenakkan kacamata itu menjadi viral di media sosial dan mendapatkan kritik dari banyak netizen.
Para netizen menyayangkan kata-kata di poster tersebut yang menjurus cabul tersebut.
Baca Juga: Masinton PDIP Geram DPR Dituding Lagi Pesta Ulang Tahun saat Demo Kenaikan BBM: Apa yang Salah?
"Biasanya yang kayak gitu demo cuma buat konten aja. Pathetic," tulis salah satu netizen mengomentari unggahan foto di akun @andreli_48
"Padahal sudah ada edaran jangan tulisan2 norak lagi. Ente kadang-kadang," tambah akun lainnya.
"Mungkin si mahasiswi emang udah nikah udah bersuami,tapi ya kalo mahasiswi tolong lah kata2nya yg lebih berIlmu gitu loh,itu mah kata2 emak tiada tanding sayyy," timpal akun lainnya.
"Masih aja ada cwek yg gatau malu," ucap netizen lainnya.
Dikutip dari Suarahits, sejumlah pendemo berhijab lainnya juga tertangkap kamera membawa poster dengan tulisan menjurus ke cabul saat aksi demo menolak BBM.
'Naikin aku saja jangan BBM' dan 'Kami lemas dinaikin terus' tulis sejumlah unggahan di akun Twitter @sosmedkeras
Tag
Berita Terkait
-
Masinton PDIP Geram DPR Dituding Lagi Pesta Ulang Tahun saat Demo Kenaikan BBM: Apa yang Salah?
-
Marak Demo Kenaikan BBM, DPR Akan Akomodir Aspirasi Masyarakat
-
Kemarin Fraksi PKS di DPR Walk Out Dukung Demo Tolak BBM Naik, Mardani: Rakyat Sedang Menjerit
-
Mobil Rombongan Wapres Maaruf Amin 'Kabur' saat Dicegat Mahasiswa yang Demo Kenaikan BBM, Netizen: Kyai Kok Gini?
-
Partainya Disuruh Belajar Matematika Dulu Sebelum Demo Tolak BBM Naik, Politisi Demokrat Sebut Ucapan Adian PDIP Sesat
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23
-
Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi
-
Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan
-
Bupati Karawang Tegaskan Mutasi ASN Tanpa Pungutan: Tak Ada Jual-Beli Jabatan
-
Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari