SuaraJabar.id - Dua orang pekerja proyek minimarket tertimbun tebing longsor di Kampung Puspahiang, Desa Puspahiang, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (12/9/2022) sore.
Dua pekerja itu bernama Hada (50) dan Wawan (50). Salah satu dari mereka yakni Hada tewas di tempat dalam insiden itu. Sedangkan Wawan selamat meski sempat tertimbun tanah selama lima menit.
Wawan lolos dari maut karena posisi saat tertimbun longsor tebing setinggi empat meter telungkup sambil sedikit membungkukkan badan. Sehingga tersisa ruang kosong di bawah hidung untuk bisa mengambil sisa oksigen dan sedikit bernapas.
Saat bertahan untuk bisa lolos dari maut, korban tertimbun longsor di Tasikmalaya ini juga berupaya mengangkat bahu dan tangan agar tanah yang menimbun tubuhnya tidak terlalu menimpa dirinya.
“Saya gak begitu ingat pas kejadian. Cuma saat sebelum kejadian lagi gali tanah baru juga dua cangkul, langsung brak ambruk tanah menimpa saya sama teman saya yaitu Hada,” ungkapnya ditemui di rumahnya, Senin (12/8/2022) malam.
Wawan mengaku membungkukkan badannya sehingga bisa sedikit bernafas. Ia pun sempat tidak sadar.
“Saya mah telungkup dan badan membungkuk jadi ada bisa sedikit napas. Saya pun udah gak sadar pak, pas diangkat warga langsung dikasih oksigen. Kaki pun sudah diangkat tetapi karena ketiban tanah longsoran,” katanya.
Waktu kejadian memang hujan lagi sedikit turun, Wawan pun mengucap syukur karena lolos dari maut.
“Alhamdulillah masih diberikan umur panjang oleh Allah SWT pak, pas saya ketimbun selama lima menit itu sudah pasrah," jelas Wawan.
Baca Juga: Go Internasional! Komitmen Pemerintah Jawa Barat Kembangkan Pencak Silat
"Pas ketimbun masih ingat pas warga lagi mencari, saya langsung meronta sebisa mungkin karena takut badan saya kecangkul. Alhamdulillah sehingga saya bisa dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Puspahiang,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Libur Panjang, Ribuan Kendaraan Serbu Kawasan Puncak
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Jabar Sudah Bisa Bayar Pajak Kendaraan via WhatsApp, Jakarta Kapan?
-
Mulai Agustus 2026, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu
-
Kisah Warga di Jabar Rela Patungan untuk Bayar Penjaga Perlintasan Rel Liar
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku
-
Demi Motor, Kakak Kelas di Karawang Tega Habisi Nyawa Pelajar 15 Tahun Secara Berencana