SuaraJabar.id - Sebuah insiden kecelakaan kerja terjadi saat beberapa pekerja melakukan rehab bangunan gedung perpustakaan SMAN 1 Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Kamis (22/9/2022).
Atap ruang perpustakaan tersebut tiba-tiba ambruk. Penyebabnya diduga karena rangka atap ruang perpustakaan tak kuat menagan genting Jatiwangi.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB saat pekerja melakukan rehab. Akibatnya, da beberapa orang pekerja dan akibat insiden tersebut seorang pekerja dilarikan ke rumah sakit.
"Kronologis yang paling tahu mungkin yang pekerja, (kejadian) pas salat Dzuhur," ujar Humas SMAN 1 Palabuhanratu Sudrajat.
Dari laporan yang diterima, Sudrajat menyatakan, saat itu ada pekerja bernama Dindin naik ke atap. Sedangkan pekerja lainnya sedang berada di bawah.
Sebelum ambruk terdengar suara seperti ada sesuatu yang mau rubuh lalu atap pun ambruk. Untuk kondisi pekerja yang dilarikan ke RS sudah sehat kembali.
“Sekarang sudah sehat, udah kerja lagi,” ujarnya.
Dari papan proyek tertulis rehabilitasi ruang Perpustakaan bersumber dari Dana Alokasi Khusus dengan nilai Rp 164 juta. Adapun rehab ini dimulai sejak akhir Juli 2022.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA 1 Palabuhanratu, Hadi Komara Purkoni menduga bangunan Perpustakaan tersebut kurang kokoh.
Baca Juga: Tiga Orang Tewas Akibat Kecelakaan Minibus Tabrak Angkot di Sukabumi
“Penyebab pasti sampai runtuhnya masih diselidiki sekarang, diprediksi rehab struktur lama kurang kokoh kualitasnya,” ujar Hadi.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Adapun di sekitar lokasi bangunan ambruk sudah dipasangi tali rafia agar tidak ada yang masuk ke lokasi tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Ironi Literasi di Indonesia: Buku Masih Terlalu Mahal bagi Banyak Orang
-
Donasi Buku dan Ilusi Pemerataan Pengetahuan
-
Wamensos Minta Pengelola Perpustakaan Sekolah Rakyat Kreatif Dorong Siswa Gemar Membaca
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Selangkah Lagi Juara! Persib Kudeta Puncak Klasemen di Tengah Teror Flare Parepare
-
Daftar Lengkap 5 Kapolda Baru yang Resmi Dilantik Kapolri Hari Ini
-
Isu Nama Jawa Barat Diganti Jadi 'Tatar Sunda' Viral, Pemprov Beri Penjelasan