SuaraJabar.id - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cirebon Imam Reza Hakiki menyebutkan tingkat hunian hotel di wilayahnya menunjukkan adanya peningkatan bila dibandingkan dua tahun lalu.
Menurutnya, tingkat okupansi hotel di Kota Cirebon di masa weekend mencapai 50 persen.
"Tingkat hunian hotel di Cirebon saat ini sudah berada di angka 50 persen," kata dia, Senin (26/9/2022).
Kiki sapaan akrabnya mengatakan saat pandemi COVID-19 sudah terus menurun, tingkat hunian atau okupansi hotel di Kota Cirebon, pada hari biasa sudah mencapai di atas 50 persen.
Okupansi hotel itu lanjut Kiki, menunjukkan sudah mulai kembalinya aktivitas ekonomi, dan juga wisata di Kota Cirebon, setelah terjadi pandemi COVID-19 yang menahun.
Menurutnya untuk akhir pekan, okupansi hotel juga mengalami peningkatan di atas 60-70 persen, meskipun belum mencapai sebelum terjadi pandemi, yang bisa hingga 100 persen.
"Kalau untuk akhir pekan bisa terisi di atas 60-70 persen, dan ini belum terlalu normal," tuturnya.
Kiki menambahkan selain okupansi hotel, restoran maupun rumah makan di Kota Cirebon juga perlahan kembali bangkit, di mana setiap hari banyak orang yang masuk untuk menikmati kuliner khas Kota Udang.
Diharapkan pada tahun 2023 mendatang semua berjalan kembali normal, dan bahkan diperkirakan akan lebih meningkat lagi, apalagi saat ini wisata di daerah sekitar Kota Cirebon, sudah sangat banyak.
Baca Juga: Oknum Polisi yang Diduga Cabuli Anak Tiri Ditahan Polresta Cirebon
"Kota Cirebon ini biasanya untuk kuliner dan menginap, kalau wisatanya bisa ke Kuningan, Indramayu, dan Majalengka," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Sensasi Seoul di Lombok, Nikmati Kuliner Korea Otentik dan Pengalaman Belanja Kekinian di Sini
-
Kakek dari Kota Sultan, Kiper Klub Elit Belanda Ini Jadi Masa Depan Timnas Indonesia
-
Generasi Muda Mendominasi Bisnis Kuliner, Tapi 80 Persen Gagal: Ini Rahasia Bertahan Menurut Ahli
-
Ironi Lumbung Pangan Indramayu: Harga Gabah Naik, Petani Terpaksa Beli Pupuk di Pasar Gelap
-
Rahasia Gelap di Balik Kenyalnya Siomay Berbahan Ikan Sapu-Sapu, Seberapa Berbahaya?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Kisah Inspiratif Mitra SEG: Dari Pendampingan Menuju Kemandirian Ekonomi dan Sosial
-
AyoBandung Dorong UMKM Kuasai AI Lewat Workshop Konten Digital
-
Sentil Budaya Pencitraan, Bupati Rudy Susmanto: Menanam Pohon Itu di Tanah, Bukan di Baliho
-
Investasi SDM Jepang di Bogor, Brexa Targetkan Kirim 4.000 Tenaga Kerja Profesional Tahun Ini