SuaraJabar.id - Kawanan copet nekat beraksi dalam kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung pada Kamis (13/10/2022). Kawanan copet menggasak empat handphone milik dua jurnalis foto dan dua tentara.
Presiden Jokowi masuk ke area Pasar Kosambi sekira pukul 13.20 WIB. Para warga dan pedagang pun dengan antusias menyambut kedatangan Presiden Jokowi yang didampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.
Pada kesempatan itu Presiden Jokowi bertujuan untuk menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para pedagang di Pasar Kosambi, yaitu bantuan tunai sebesar Rp 1,2 juta untuk modal pedagang beserta paket berisi sembako.
Setelah menyapa dan membagikan bantuan bagi pedagang yang ada di bagian luar Pasar Kosambi, Presiden Jokowi pun masuk ke dalam Pasar Kosambi lewat samping kiri tangga utama guna menemui para pedagang.
Namun sayang, dalam acara tersebut sindikat copet berhasil menggondol 4 telepon genggam. Adapun yang menjadi korban yakni dua fotografer dan dua tentara harus kehilangan ponsel mereka. Di antaranya yaitu Kavin Faza, fotografer dari AyoBandung dan Samsu dari Inilahkoran.
Kavin Faza menuturkan, kejadian gawainya hilang saat dirinya sedang fokus mengabadikan gambar Presiden Jokowi. Hal tersebut senada dengan Samsu yang juga sedang fokus mengambil gambar.
“HP hilang. Sudah enggak ada sewaktu berdesakan dengan pedagang,” kata Kavin Faza di lokasi, Kamis (13/10/2022).
Ia menuturkan, sebelum bertugas memotret kedatangan Presiden, ponselnya disimpan di saku tas bagian depan.
Namun karena posisinya berada di tengah-tengah kerumunan, pria 27 tahun itu tak sadar saat ponselnya dirogoh pencopet.
Baca Juga: Presiden Jokowi Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung di Stasiun Tegalluar
“Tadi fokus motret, HP disimpan di saku depan tas jadi enggak sadar waktu diambil,” ujarnya.
Namun, salah satu wartawan berhasil merekam kondisi padatnya warga yang menanti kedatangan Presiden Jokowi di arah tangga utama.
Korban menduga salah seorang pria berjaket hitam, kameja putih, dan bemasker hitam adalah pelakunya. Kasus kehilangan gawai pun tengah ditangani pihak kepolisian setempat.
Tag
Berita Terkait
-
Peluang Prabowo-Gibran di Pilpres 2029 Dinilai Masih Terbuka, Manuver Jokowi Jadi Sorotan
-
Datangi Kediaman Jokowi di Solo, Sespri Prabowo Rizky Irmansyah Jadi Sorotan
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
Bocor! Eks Real Madrid dan AFC Ajax Disebut Bakal Gabung Persib Bandung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba