SuaraJabar.id - Seorang bocah tiba-tiba berteriak kesakitan dalam acara pengajian di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.
Anak itu berteriak kesakitan saat warga meantunkan ayat suci Al Quran. Warga pun kemudian memeriksa kondis bocah tersebut.
Saat diperiksa, kemaluan bocak laki-laki itu terlihat mengeluarkan darah. Kondisinya pun seperti yang baru saja disunat.
Sekretaris Desa Kertahayu, Kusnadi mengatakan, kejadian tersebut berlokasi di Ponpes Miftahul Ulum, Kertaharja, RT 32/09, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.
“Tadi saat pengajian berlangsung, tiba-tiba anaknya berteriak dan menangis histeri. Sehingga memicu fokus warga untuk melihat kepada sang anak. Dari alat kelamin anaknya terlihat seperti habis sunat dan terdapat bercak darah,” terang Kusnadi, Minggu (13/11/2022).
Karena kondisi anak terus menangis kesakitan, maka pihak keluarga langsung membawanya ke klinik di Kertahayu.
“Saya juga aneh. Tapi kata warga ada yang bilang itu disunat oleh jin. Wallahualam, apa yang sebenarnya terjadi kami tidak bisa memutuskan apa penyebabnya. Makanya tadi kita langsung bawa ke klinik,” ujar Kusnadi.
Sementara itu, pemilik Klinik Amal Bakti Kertahayu, Tata Sudinta menjelaskan, terkait kejadian tersebut, sebenarnya bukan disunat oleh jin atau makhluk gaib.
“Menurut medis, kemaluan anak ini mengalami luka akibat adanya sumbatan penyakit. Salah satu solusinya harus disunat. Karena kasihan anaknya pasti akan mengalami rasa sakit yang berkepanjangan,” terangnya.
Tata menambahan, warga boleh saja berasumsi seperti itu. Namun hasil pemeriksaan medis, pada bagian kemaluan anak terdapat sebuah penyumbatan yang memicu kucup alat vital terbuka dan mengeluarkan darah.
“Alhamdulillah, tadi dari hasil kesepakatan bersama orang tuanya, anaknya langsung kami khitan,” jelas Tata.
Berita Terkait
-
Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Danau Cikarang Utara
-
Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra
-
Geger di Ciamis, Pria ODGJ Bacok 2 Polisi, Berakhir Tewas Diamuk Warga
-
Keributan Suporter PSGC vs PSIS Berujung Sanksi Berat, Naga Warak Dihukum 6 Laga Away
-
Kemarahan Dedi Mulyadi ke Warga Ciamis Viral ke Internasional: Gubernur Naik Pitam
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun