SuaraJabar.id - Gedung Bappelitbang di Kompleks Balai Kota Bandung terbakar hebat pada Senin (7/11/2022) pekan lalu. Hingga saat ini polisi belum merilis dugaan pemicu kebakaran tersebut.
Dari keterangan Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Rose, polisi saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri untuk bisa memastikan penyebab kebakaran Gedung Bappelitbang di Kompleks Balai Kota Bandung.
Menurutnya, personel dari Puslabfor Polri telah menyelesaikan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran tersebut. Sehingga analisis dari Puslabfor Polri menurutnya masih ditunggu untuk bahan penyelidikan.
"Olah TKP-nya sudah beres, kami hanya menunggu proses analisisnya aja, seperti apa hasilnya, nanti disampaikan," kata Rose, di Mapolrestabes Bandung, Senin (14/11/2022).
Adapun saat ini, menurutnya, tim dari Puslabfor Mabes Polri masih menganalisis sampel yang diambil dari lokasi kebakaran setelah berkoordinasi dengan Polrestabes Bandung.
Sebelumnya, kebakaran di Balai Kota Bandung terjadi pada Senin (7/11) sekitar pukul 10.30 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan Gedung Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung yang ada di sebelah utara Balai Kota, atau di Jalan Aceh.
Namun kebakaran itu tidak berlangsung lama, karena personel dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar tiga jam.
Di samping itu, Polrestabes Bandung mengamankan seorang pekerja proyek yang ada saat kebakaran terjadi. Kemudian polisi pun telah memeriksa enam saksi terkait kebakaran gedung pemerintahan tersebut.
Pemerintah Kota Bandung memastikan pelayanan publik masih tetap berjalan normal setelah kebakaran itu. Kini Kantor Bappelitbang Bandung rencananya dipindahkan sementara ke eks rumah dinas Ketua DPRD Kota Bandung. [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang