SuaraJabar.id - Pengamat sepakbola Doni Setiabudi menilai Erick Thohir menjadi sosok yang paling ideal untuk menjadi Ketua Umum Persatuan Sepakbola Indonesia (PSSI).
CEO Bandung Primer League itu menilai Erick Thohir memiliki modal bagus untuk memimpin induk sepakbola Indonesia. Di antaranya dia sudah lama berkecimpung di dunia sepakbola, bahkan pernah memiliki klub besar Italia yakni Inter Milan.
"Paling ideal Erick Thohir. Beliau diakui di sepakbola indonesia dan dunia, dia pernah punya Inter Milan," kata Doni saat dihubungi Suara.com pada Sabtu (19/11/2022).
Hanya saja semua keputusan berada di tangan Erick Thohir apakah akan mencalokan diri pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI atau tidak.
Apalagi kini dia masih menjadi Menteri BUMN. Kemudian dia juga digadang-gadang bakal maju pada Pilpres 2024.
"Beliau dekat dengan pemerintah dan pihak sponsor. Cuma masalahnya mau apa enggak beliaunya. Karena kan kapasitas dia lebih di atas Ketua Umum. Beliau menteri, terus ada wacana mau jadi presiden atau wapres," sebut Doni yang kerap disapa Jalu.
Di luar nama itu menurut Doni belum ada yang ideal untuk menggantikan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule yang saat ini menjadi Ketua Umum PSSI.
Adapun nama lain seperti Mahfud MD dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masih terbentur aturan.
"Kalau mau yang bersih, punya integritas kaya Ahok, Mahfud MD, cuma masalahnya mereka terbentur sama statuta PSSI minimal 5 tahun harus berkecimpung di dunia sepakbola," ujar Doni.
Baca Juga: Kalah Telak, Ketum PSSI Akui Kualitas Timnas Indonesia U-20 di Bawah Prancis
Doni melanjutkan, sebetulnya kepemimpinan Iwan Bule sejauh ini cukup bagus. Bahkan, dia berani menyebutkan belum ada Ketua Umum PSSI yang sebagus pensiunan Polri itu.
Dimana dibawa komando Iwan Bule, prestasi Timnas Indonesia di berbagai level usia mengalami peningkatan prestasi.
Hanya saja dia kurang beruntung dengan adanya tragedi kemanusiaan di Kanjuruhan, Malang yang membuat namanya disorot, bahkan dituntut untuk mundur.
"Kalau menurut saya Iwan Bule bagus, tidak pernah ada Ketum yang sebagus Iwan Bule. Kita harus mengakui. Cuma tidak beruntung, ketika masa kepemipinan beliau, prestasi bagus ada insiden Kanjuruhan," tandasnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
Liga 1 Bakal Bentrok dengan Piala AFF, PSSI Ingatkan Komitmen Lepas Pemain ke Timnas Indonesia
-
Geram Ada yang Hina Iriana Jokowi, Erick Thohir: Kita Tak Boleh Diam
-
Berita Terbaru: Sambut Baik Usulan Kelanjutan Kompetisi Liga, Menpora Segera Audiensi dengan Polri
-
Liga 1, 2 dan 3 Dapat Lampu Hijau, Menpora Zainudin Amali Bakal Temui Kapolri
-
NasDem Salahkan Ahok, PDIP Sebut Anies Tak Pernah Minta Maaf Fansnya Larang Orang Disolatkan Gegara Dukung Ahok
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba