Akhirnya para personel dari Tim SAR mencoba membobol tembok kamar yang telah ambruk di rumah Azka. Yang ditemukan adalah kayu lapis atau tripleks. Akan tetapi, saat itu pula ditemukan ada tanda-tanda kehidupan.
Saat itu, Azka mulai melihat cahaya dan tangan-tangan dari petugas Tim SAR yang berusaha meraihnya. Dan akhirnya Azka berhasil dikeluarkan dari reruntuhan bangunan dan langsung diserahkan ke pamannya.
Suasana bahagia sekaligus haru pun menyelimuti pada detik-detik penyelamatan Azka sebagai titik harapan warga lainnya. Pasalnya, di desa tersebut bukan hanya Azka yang dinyatakan hilang.
Azka pun kemudian dilarikan ke RSUD Cianjur secepat mungkin menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan medis, ditemani oleh paman beserta bibinya.
Tak lama setelah Azka dilarikan ke rumah sakit, para pejabat yang berkunjung meninjau korban gempa pun tak luput untuk mengunjungi RSUD Cianjur.
Sekitar pukul 12.00 WIB, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa hadir di RSUD, disusul oleh Menko Polhukam Mahfud MD yang hadir sekitar 30 menit setelahnya, sedangkan Kepala BNPB Suharyanto sudah ada di RSUD sejak sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat itu, para pejabat tersebut diarahkan oleh Direktur Utama RSUD Cianjur Darmawan Setiabudhi untuk mengunjungi tenda-tenda dan memberi penjelasan terkait kondisi pasien.
Lalu para pejabat itu diarahkan ke Tenda C untuk bertemu Azka dan mendengarkan kisah bocah yang selamat dari bencana merusak tersebut.
Wahyudin sebagai paman Azka kemudian memberi penjelasan terkait kronologi penyelamatan Azka. Kemudian Ketua Umum Dharma Pertiwi Hetty Andika Perkasa pun tak bisa menahan air mata usai mendengarkan kisah Azka.
Baca Juga: Rumah Panggung Berusia Puluhan Tahun di Cugenang Kokoh Berdiri Meski Diguncang Gempa Cianjur
Hetty pun langsung berupaya berbincang dengan Azka, tetapi bocah ini tak banyak berbicara karena kondisinya masih lemah. Hetty pun mengajak Azka memakan biskuit untuk mendorong asupan makanan baginya.
"Mau," kata Azka saat diminta memakan biskuit oleh Hetty Andika Perkasa.
Saat itu, Azka pun mengeluh sakit di tangannya karena jarum infus. Namun Azka pun bersedia bangun dan digendong oleh Hetty untuk memakan biskuit.
Mencari yang masih hilang
Kabar bahagia penyelamatan Azka itu pun masih diiringi dengan kabar duka. Sebab, ibu kandung Azka sebelumnya memang berhasil ditemukan pada Selasa (22-11), tetapi dalam keadaan meninggal dunia.
Adapun ayah kandung Azka, kini tengah dalam perjalanan dari Bandung ke Cianjur setelah mendengarkan kabar Azka selamat.
Di samping itu, nenek Azka pun kini masih dalam upaya pencarian oleh Tim SAR. Wahyudin menduga nenek Azka masih terperangkap di rumah Azka yang ambruk itu karena di rumah itu ada tiga orang yang tinggal yakni Azka, ibunya, dan neneknya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Kasus Lapas Cibinong Disorot, Pakar Dorong Pengawasan Nasional Diperketat
-
Rebutan Lahan Parkir Berujung Bentrok di Garut, Satu Orang Terkena Sajam
-
Sungai Cikole Mengering, Petani Sukabumi Temukan Tengkorak dan Tulang Belulang Manusia
-
Data Pemerintah Makin Terintegrasi, BSSN Tekankan Pentingnya Keamanan Siber
-
Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI