SuaraJabar.id - Seorang wanita asal Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Jawa Barat dengan inisial DM (28) menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Ia dipekerjakan sebagai operator judi online di negara tersebut.
Menurut keterangan dari pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi, korban awalnya diajak liburan oleh pacarnya ke Kuala Lumpur, Malaysia pada 10 April 2023. DM berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
DM berangkat menggunakan paspor wisata saat berangkat ke Malaysia. Namun begitu tiba di Malaysia, DM dibujuk pacarnya untuk melanjutkan perjalanan ke Kamboja.
"Ternyata yang bersangkutan (DM) dibujuk oleh pacarnya untuk ke Kamboja, kerja di sana. Kerja sebagai operator yang sekarang lagi marak," kata Abdul Rachman seperti dikutip Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com
DM akhirnya tiba di Kamboja dan bekerja di sebuah perusahaan operator yang bergerak mencari mencari investor ilegal seperti trading dan judi online.
Selama bekerja itu, DM tidak mendapatkan gaji. Ia hanya mendapatkan jatah makan. Selain itu, korban juga dilarang berkomunikasi dengan pihak luar, termasuk keluarga. Beruntung, DM saat itu membawa dua handphone, di mana salah satunya masih bisa digunakan untuk mengabari keluarga.
Menurut Abdul Rachman, korban melakukan perjalanan secara tertutup. Pihak dinas tenaga kerja Sukabumi sendiri telah mengirimkan surat kepada beberapa pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Ketanagkerjaan. Surat bernomor: Tk.04.01.02/76/Disnaker/2023 tersebut berisi permohonan bantuan pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) atas nama DM.
Saat ini, Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi masih berkoordinasi dan memantau jawaban dari pihak-pihak yang dikirimi surat seperti Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2PMI).
Berita Terkait
-
5 Kabupaten di Jawa Barat Masuk Deretan Nilai Investasi Tertinggi, Salah Satunya Purwakarta, Begini Kata Ambu Anne
-
Purwakarta, Subang dan Karawang Waspada, BMKG Prediksi Berpotensi Terjadi Ini
-
Ridwan Kamil Doakan Anies Baswedan Dikabul Cita-Citanya, Siap Duet?
-
Jadi Tukang Jahit, Ade Londok Disarankan Maju Sebagai Calon Presiden
-
20 WNI Korban TPPO Berhasil Dibebaskan Dari Myanmar
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Jalur Bogor-Sukabumi: 5 Orang Luka, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong