SuaraJabar.id - Apa yang dilakukan Supriyadi, seorang Ketua RW di Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sangatlah luar biasa. Ia memperbaiki jalan yang rusak seorang diri.
Dengan memanfaatkan bahan limbah bekas aspal yang sudah tidak terpakai, Surpiyadi menambal jalan berlubang di ruas Jalan Sukaraja-Sukarame, Desa Langensari yang merupakan akses alternatif menuju berbagai objek wisata di kawasan Lembang.
Supriyadi mengaku inisiatifnya memperbaiki jalan yang dilakukan sendiri karena kondisi jalan yang buruk bisa membahayakan pengendara. Apalagi akses jalan sepanjang 1.773 meter itu setiap harinya ramai dilalui pengendara.
"Anggarannya enggak ada jika harus merekrut pekerja, bahkan untuk membeli aspal yang sekarang dipakai berasal dari hasil sumbangan warga yang peduli. Makanya perbaikan jalan agak lama, apalagi sering turun hujan," ujarnya kepada Suara.com pada Jumat (19/5/2023).
Akses jalan itu sebetulnya sudah diperbaiki oleh pemerintah desa setempat beberapa tahun lalu. Namun di sejumlah titik jalan kembali rusak, lapisan aspal mengelupas hingga berlubang karena kerap diguyur hujan.
"Tidak seluruhnya soalnya ada jalan yang kondisinya masih mulus, yang rusak paling sekitar 50-60 persennya," ucap Supriyadi.
Menurutnya, perbaikan jalan tersebut tidak bisa dinantikan karena jika harus menunggu kucuran anggaran dari pemerintah belum bisa dipastikan kapan. Sementara disatu sisi warga khususnya pengendara banyak yang mengeluh kondisi jalan itu.
Kemudian Supriyadi pun memiliki inisiatif untuk mengumpulkan material lapisan aspal yang dibuang di pinggir jalan sejak bulan puasa lalu. Ia menyisir jalan sepanjang 7 kilometer dari mulai Jalan Maribaya hingga Cikole untuk mengumpulkan aspal bekas.
Ia pun mengangkut dan mengolah kembali aspal sisa itu dengan cara dipanaskan di atas plat baja yang dirakit sendiri. Bahan pemanasnya pakai kayu agar menghemat biaya, cuma masalahnya, sisa aspalnya sekarang tinggal sedikit," ungkapnya.
Baca Juga: 70 Persen Jalan Rusak di Sumut Bakal Diperbaiki, Ini Kata Edy Rahmayadi
Setelah selesai diolah, dia pun memperbaiki jalan berlubang dengan cara menambalnya sendirian. Lelah pastinya, tapi dia tetap semangat dan berharap perbaikan jalan berlubang bisa rampung dalam sepekan ke depan.
"Untuk menyelesaikan perbaikan jalan, dibutuhkan tambahan 4 drum aspal cair, mudah-mudahan ada pihak lain yang bisa membantu," ujarnya.
Supriyadi berharap, kedepannya ada perhatian serius baik dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah agar lebih memperhatikan infrastruktur khususnya jalan poros desa yang sangat dibutuhkan bagi warga.
"Warga mengakses jalan ini dari pagi, siang hingga malam untuk bekerja, pergi sekolah dan aktivitas lainnya. Kalau ada apa-apa, kecelakaan misalnya, warga juga yang rugi. Oleh karenanya kami minta perhatian pemerintah," sebutnya.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
-
70 Persen Jalan Rusak di Sumut Bakal Diperbaiki, Ini Kata Edy Rahmayadi
-
Basuki Hadimuljono Kena Sorot KPK, Karena Hal Ini!
-
Jalan Pangauban Bandung Barat Segera Diperbaiki, Begini Penjelasan PUPR KBB
-
Rehabilitasi Sekolah di Pelosok Bandung Barat Jadi Prioritas, Hengky Kurniawan: Upaya Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Harga Land Cruiser vs Mercy Jokowi: Dipakai Off Road Terjang Jalan Rusak
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
7 Fakta Kunci Dashrun Bogor: Dari Ajang Adu Kecepatan Hingga Solusi Ampuh Cegah Tawuran
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
BRI Tawarkan Diskon di Merchant Favorit untuk Momen Bukber Ramadan
-
Magnet Kuat Kota Intan: Garut Bakal Jadi 'Lautan Manusia' di Mudik Lebaran 2026
-
Arus Mudik Lebaran 2026: 25 Juta Warga Jabar Siap Pulang Kampung, Kapan Waktu Terbaik Berangkat?