SuaraJabar.id - Asisten pelatih asal Kroasia, Goran Paulic, mengungkapkan perasaanya setelah resmi bergabung dengan tim Persib Bandung dan sepekan lebih tinggal di Indonesia khususnya di Kota Bandung.
Seperti diketahui, Goran Paulic merupakan asisten pelatih anyar Persib yang didatangkan untuk membantu pelatih Bojan Hodak di kompetisi Liga 1 2023-2024.
Menurut Goran Paulic, setelah sekitar sepekan lebih tinggal di Indonesia dia merasa banyak menemukan hal baru, meskipun tinggal di kawasan Asia Tenggara bukan pengalaman baru baginya, pasalnya sebelumnya sempat tinggal di Malaysia.
Dilihat dari segi bahasa, tidak terlalu banyak perbedaan antara Indonesia dan Malaysia, namun di sini menurutnya lebih padat dan banyak yang berkendara di jalan raya. Jika dibandingkan dengan Eropa, Goran menegaskan pasti berbeda jauh.
"Tentu saya merasa berbeda karena saya pernah bekerja di Malaysia dan Asia Timur. Memang dari segi bahasa tidak begitu jauh dengan Malaysia. Tapi di sini secara kondisinya padat dan cukup seru melihat ada banyak kendaraan lalu lalang, ini berbeda dengan gaya hidup Eropa," ungkapnya.
Selain itu, masyarakat Indonesia sangat ramah, bahkan ketika berada di tempat umum banyak yang meminta foto bersamanya. Sehingga, Goran Paulic merasa nyaman, meski belum lama tinggal di Bandung.
"Orang-orang, kemanapun perginya selalu meminta foto dan pada dasarnya tidak apa-apa, karena orang-orangnya juga baik. Jadi sejauh ini, ada di atas harapan saya," kata Goran Paulic.
Mengenai makanan, Goran mengaku tidak menemui kesulitan untuk beradaptasi, lantaran tidak jauh berbeda dengan negara sebelumnya yang sempat menjadi tempat kerjanya.
Hanya saja, Goran Paulic mengaku sempat jet leg saat pertama datang ke Indonesia, hingga dia membutuhkan waktu untuk beristirahat karena kondisinya tidak fit.
Baca Juga: Persib Terancam Terlempar dari Empat Besar, Goran Paulic Minta Maung Bandung Konsisten
"Ya karena pada dasarnya mirip dan ketika saya tiba, saya jet lag. Saya sakit selama 2-3 hari dan tidak enak badan. Kemarin mereka memberi saya makan siang tom yum. Tapi saya suka," jelasnya.
Kontributor: Rahman
Berita Terkait
-
Sambangi Markas Persebaya Surabaya, Persib Bandung Waspadai Lini Serang Bajul Ijo
-
Persik Kediri Fokus Sisa Putaran Pertama BRI Liga 1, Bursa Transfer Belum Jadi Prioritas
-
Bojan Hodak Minta Persib Waspadai Satu Kekuatan Persebaya Jelang Bentrok di Stadion GBT Hari Ini
-
Persija vs Barito Putera: Tekad Rayhan Hannan Bantu Macan Kemayoran Putus Tren Buruk Laga Kandang
-
Tanpa Thomas Doll, Persija Siapkan Strategi Redam Duo Striker Brasil Barito Putera
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
Adu Banteng di Jalur Sukabumi-Bogor: Colt Mini L300 Hantam Pajero, Bagaimana Nasib 8 Penumpang?
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Maut Menjemput di Simpang Tonjong: Detik-Detik Avanza Oleng Renggut Nyawa Pejalan Kaki di Ciamis
-
Bukan Sekadar Urusan Masak: Gegara Limbah dan Asrama, 2 SPPG di Banjar Disetop Pusat