SuaraJabar.id - Misteri kematian gadis bernama Ayu Lestari (25) yang tergantung di pintu rumah akhirnya terungkap. Setelah melakukan penyelidikan, terungkap bahwa gadis ini menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh sang kekasih, PM (29).
Sebelumnya, jasad korban ditemukan tergantung di pintu rumah kontrakannya yang berada di Kampung Lembur Sawah, Desa Sukasirna, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kasat Reskrim Polres Cianjur Iptu Tono Listianto menyebut bahwa korban diketahui bukan melakukan bunuh diri melainkan telah dibunuh oleh sang kekasih berinisial PM.
Kejadian tersebut bermula dari PM yang datang ke rumah kontrakan korban. Keduanya lalu terlibat cekcok yang terjadi pada Senin (23/10/2023) lalu. Keesokkan paginya, korban ditemukan tewas sambil tergantung di pintu rumah pada Selasa (24/10/2023) pagi.
Pelaku pembunuhan gadis di Cianjur ini akhirnya ditahan oleh pihak berwajib. Setelah penyelidikan, pelaku lalu mengakui perbuatannya tersebut dan menungkap detail pembunuhan.
Sayangnya, terkait kasus kematian gadis di Cianjur ini masih belum diungkap lebih banyak oleh pihak kepolisian. Penyelidikan kepada tersangka hingga TKP perlu dilakukan untuk memahami kasus tersebut.
Pihak Polres Cianjur mengakui jika kasus kematian gadis di Cianjur yang tergantung di pintu rumah ini masih terus didalami untu mengetahui motif pembunuhan yang sesungguhnya.
Berita Terkait
-
Pengakuan Yoris Viral, Tersangka Kasus Pembunuhan di Subang Sering Cekcok dengan Korban Gegara Uang Yayasan
-
'Lu Gak Malu Udah Gede Gak Kerja' Jadi Pemicu Kakak di Cikarang Bunuh Adik Kandung
-
Jadi Kejanggalan, Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Subang Sempat Salah Kirim Foto ke Anaknya
-
Video Kakak Tuti Kerasukan Saat Olah TKP Pembunuhan di Subang, Merintih Hingga Menangis Histeris
-
Danu Akui Terlibat di Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Subang, Ternyata Mbak Rara yang Suruh
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang