SuaraJabar.id - Muhammad Fikri Sirath yang merupakan Atlet nasional cabang olahraga freestyle football berhasil menggemparkan warga Jawa Barat, khususnya Sukabumi lewat aksi spektakuler.
Fikri sapaan akrabnya berhasil melakukan 10 kali juggling bola di udara. Kini dia menjadi orang pertama di Asia yang berhasil menaklukan tantangan tersebut.
Atraksi freestyle football tak biasa tersebut dilakukan Fikri di langit Puncak, Kabupaten Bogor, Rabu 17 Juli 2024 silam. Ia terbang dari ketinggian 1.300 mdpl didampingi pilot paralayang profesional, Derry Farhan Mutaqin.
"Misi saya sebenarnya adalah untuk mempopulerkan freestyle football. Untuk itu, saya harus bikin aksi yang bisa membuat exposure yang besar salah satunya dengan melakukan tantangan-tantangan di luar akal seperti juggling bola di udara," ujar Fikri kepada sukabumiupdate.com -jaringan Suara.com, Minggu (21/7/2024).
Fikri pun membagikan momen keberhasilannya melakukan juggling bola 10 kali di udara. Hingga berita ini disusun, video yang Ia unggah di akun instagram pribadinya mendapatkan lebih dari 10,5 ribu like dan banyak komentar.
"Saya terinspirasi atlet freestyle luar negeri seperti Tobias Becs, Liv Cooke dan lainnya. Sampai akhirnya ada ide untuk melakukan hal ekstem ini, juggling dengan paralayang," tuturnya.
"Kedepannya saya harap olahraga ini lebih populer lagi di Indonesia sehingga lahir atlet-atlet penerus di cabang freestyle football," tambah pemuda lulusan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) ini.
Untuk diketahui, Fikri Sirath adalah atlet nasional muda yang kini berada dibawah binaan Indonesia Freestyle Football Federation (IF3) dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI). Sebagai atlet profesional, tentunya Fikri punya catatan prestasi mentereng.
Pada 2022 lalu, Fikri pernah menjadi juara pertama di event Indonesia Freestyle Football Championship (IFFC). Sebelumnya Fikri pernah menjadi juara 3 dan 4 tingkat nasional masing-masing di tahun 2019 dan 2018.
Baca Juga: Penampakan 28 WNA Diamankan di Pantai Tegalbuleud Sukabumi: 23 Orang Bangladesh
Fikri juga memborong empat medali pada perhelatan Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) yang diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung 2023 lalu. Sementara di tingkat Asia Tenggara, Fikri keluar sebagai juara kedua pada kejuaraan terbuka di Malaysia 2023 lalu.
"Oktober mendatang, saya juga bakal ikut di kejuaraan WFFA Pulse Series Asia-Pasifik. Penyelenggaraannya di Jakarta," tambahnya.
Ketua Indonesia Freestyle Football Federation (IF3) Jawa Barat Cipta Adi Kodrati menambahkan, apa yang dilakukan oleh Fikri Sirath adalah hal baru. Tak hanya di tingkat nasional, bahkan di Asia.
"Kalau di Asia, saya rasa dia (Fikri Sirath, red) yang pertama berhasil juggling bola hingga 10 kali sambil paralayang," tutur Cipta.
Ia mengatakan keberhasilan Fikri melakukan aksi tersebut patut di acungi jempol. Cipta juga berharap Fikri terus mengembangkan skillnya.
"Ini terobosan terbaru dan salah satu chalenge yang belum dilakukan di Asia," tegas pria yang juga aktif sebagai Footbal Freestyler sejak 2006 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Wacana Gaji ASN Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih Dinilai Sebagai Langkah Mundur
- Indonesia Masuk Nominasi AFC Awards 2026, PSSI Bersaing dengan Kamboja dan Myanmar
- 4 Slip On Lokal Terbaik Menurut Review Pengguna, Empuk Buat Jalan Jauh hingga Jogging
Pilihan
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terkini
-
Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan
-
BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor
-
IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki
-
Dampak Gempa Gunung Salak Rusak 349 Bangunan, Wilayah Bogor Terparah
-
Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta