SuaraJabar.id - Rumah bergaya minimalis – industrial kini menjadi favorit keluarga urban. Berdiri hanya di sepetak lahan sempit, nyatanya tak membuat rumah menjadi sumpek. Ruang gerak bisa dibuat lega dengan pemilihan warna yang cocok, serta elegan. Jika Anda salah satu yang sedang merencanakan renovasi rumah, warna – warna rekomendasi berikut ini bisa menjadi pilihan.
1. Peach
Bagi pecinta warna – warna lunak, peach yang merupakan campuran antara oranye dan pink pucat akan memberikan kesan luas bagi rumah di lahan terbatas. Warna yang timeless juga membuat tampilan rumah menjadi lebih segar.
2. Putih
Warna putih kerap menjadi pilihan untuk bagian dalam rumah. Dengan memilih warna terang rumah akan terlihat lebih elegan, sekaligus memantulkan cahaya yang meminimalkan penggunaan lampu. Dengan begitu, rumah Anda bisa lebih hemat energi karena tak perlu menyalakan lampu di siang hari.
3. Beige
Beige cocok untuk Anda penggemar warna – warna bernuansa earth tone. Rumah – rumah tropis dengan aksen taman juga cocok dengan warna ini yang membuat tampilan menjadi lebih teduh.
4. Navy
Jika ditanya warna yang tak pernah luntur pesonanya sepanjang masa, maka Navy adalah jawabannya. Warna ini cocok untuk ruang – ruang pribadimu yang elegan, seperti di kamar tidur.
Baca Juga: Bye-bye Ribet! Belanja Harian Cukup Modal BRImo Aja!
5. Abu – Abu
Jika pemilik rumah mendamba tampilan yang terang namun bosan dengan putih yang monoton, maka abu – abu adalah jawabannya. Anda bisa memilih abu – abu bernuansa light untuk tampilan yang menarik.
Setelah mengetahui rekomendasi warna – warna yang cocok untuk rumah – rumah urban, selanjutnya Anda perlu merencanakan finansial untuk merenovasi rumah. BRI punya solusinya dengan menyediakan skema pinjaman melalui Briguna Karya.
Program BRIguna Karya merupakan adalah fasilitas Kredit Tanpa Agunan atau KTA dari Bank BRI yang diberikan kepada calon debitur/ debitur dengan sumber pembayaran (repayment) berasal dari sumber penghasilan tetap atau fixed income (gaji).
Briguna Karya dapat digunakan untuk pembiayaan berbagai keperluan nasabah, mulai dari keperluan produktif hingga non produktif misalnya : pembelian barang bergerak/ tidak bergerak, perbaikan rumah, keperluan kuliah/ sekolah, pengobatan, pernikahan, dan lain-lain.
Khusus untuk BRIguna Karya, jangka waktu kredit hingga 15 tahun (180 bulan) atau masa jatuh tempo pinjaman sampai dengan masa persiapan pensiun (MPP). Bagi yang tertarik, berikut adalah syarat – syarat mengajukan pinjaman untuk membangun atau merenovasi rumah ini.
Berita Terkait
-
Bidik Generasi Muda, BRImo FSTVL 2024 Satukan Kecanggihan Teknologi dan Hiburan
-
Hanya dengan Debit BRI Contactless, Transaksi di Luar Negeri Dijamin lebih Aman
-
BRImo FSTVL Playzone Hadir di Mall Kota Kasablanka, 10-13 Oktober 2024
-
BRImo FSTVL Playzone Digelar di Mall Kota Kasablanka, Bakal Dimeriahkan Bernadya dan Adrian Khalif
-
Petani Rumput Laut di Nusa Penida Dapat Edukasi dan Kemudahan Transaksi Keuangan melalui BRImo
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Gara-Gara Utang Rp30 Ribu, Dua Pria di Sukabumi Duel Pakai Golok, Satu Luka Berat
-
Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Pasirbajing
-
BRILink Agen Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas Masuk Kategori Jawara dan Juragan
-
Survei Arawicaksa Institute: Abdul Muti dan Amran Sulaiman Menteri dengan Penilaian Tertinggi
-
Kasus Pembubaran Ibadah, Sajajar Minta Penegakan Hukum Tak Berhenti di Penetapan Tersangka