SuaraJabar.id - Kepolisian Resor Tasikmalaya masih terus mendalami kasus kakek yang diduga berbuat asusila terhadap anak gadis berusia 13 tahun yang merupakan cucu tirinya di Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Saat ini Unit PPA Satreskrim Polres Tasikmalaya sedang melakukan pemeriksaan dengan meminta keterangan saksi-saksi," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Ridwan Budiarta kepada wartawan di Tasikmalaya, Rabu (8/1/2025).
Ia menuturkan, kepolisian mendapatkan laporan adanya seorang kakek di Kecamatan Taraju inisial I (57) yang diduga telah melakukan perbuatan asusila dengan korban cucu tirinya.
Terduga pelaku itu, kata dia, oleh warga diserahkan langsung ke kantor Polsek Taraju untuk selanjutnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Sudah kami tangani, terlapor ini dititipkan di sini untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan," katanya.
Ia menyampaikan hasil informasi yang dihimpun bahwa kakek tersebut melakukan perbuatan asusila sejak korbannya kelas 4 SD sampai saat ini sudah SMP berusia 13 tahun.
Polisi, lanjut dia, sudah memeriksa sejumlah saksi, termasuk juga meminta keterangan dari korban dan orang tuanya sendiri untuk mengetahui motifnya.
"Sejauh ini motif dan modusnya masih didalami," katanya.
Ia mengatakan terkait jumlah korban saat ini baru dilaporkan satu orang yakni cucu tirinya sendiri, namun kepolisian akan terus menyelidiki karena khawatir ada korban lainnya.
Baca Juga: Jajakan Wanita Muda ke Turis Asing, Dolken Diringkus Polisi
Kepolisian, lanjut dia, akan terus memintai keterangan sejumlah saksi untuk segera menyelesaikan kasus tersebut dan menetapkan tersangkanya.
"Mudah-mudahan hari ini sudah bisa menentukan status terduga pelaku," katanya.
[ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Program Magang Nasional BRI Dapat Apresiasi Menaker, Siapkan Generasi Muda Masuki Dunia Kerja
-
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua, Jumlah Siswa Terdampak Bertambah Jadi 120 Orang
-
Nikmati Keistimewaan Layanan Kesehatan, BRI Private dan Prioritas Tawarkan Beragam Benefit
-
Kejati Jabar Ungkap Dugaan Modus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Appraisal Ditambah 15 Persen
-
Optimistis Bisnis Terus Tumbuh, BRI Siapkan Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun