- BPS mencatat 9,29 juta rumah tangga belum memiliki rumah dan 18 juta belum layak huni.
- Danantara Housing Expo 2026 digelar di Kabupaten Tangerang pada tanggal 27-30 Agustus 2026.
- Pameran menampilkan lebih dari 120.000 properti untuk mendukung program tiga juta rumah pemerintah.
SuaraJabar.id - Kebutuhan masyarakat terhadap rumah masih cukup besar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2026 mencatat sekitar 9,29 juta rumah tangga belum memiliki rumah.
Selain persoalan kepemilikan, sekitar 18 juta rumah tangga masih menempati hunian yang belum memenuhi standar kelayakan. Data tersebut menggambarkan kebutuhan masyarakat terhadap hunian masih mencakup rumah baru maupun peningkatan kualitas tempat tinggal.
Di tengah kebutuhan tersebut, pilihan harga dan pembiayaan menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam membeli rumah. Beragam pilihan hunian kemudian ditawarkan dalam Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di NICE PIK2, Kabupaten Tangerang.
Pameran tersebut digelar pada 27-30 Agustus 2026 dengan menghadirkan lebih dari 120.000 pilihan properti dari lebih dari 130 pengembang BUMN dan swasta.
Harga properti yang ditawarkan berada dalam rentang Rp120 juta hingga sekitar Rp3 miliar. CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan variasi harga tersebut disiapkan untuk menjangkau konsumen dari berbagai segmen.
"Kalau tadi kita lihat, bervariasi dari harga tadi kita lihat bersama di harga Rp120 juta sampai dengan yang tertinggi di level Rp2 miliar atau Rp3 miliar. Jadi, kita meng-cover semua segmen yang ada," kata Rosan saat membuka pameran tersebut.
Pilihan properti dalam pameran dibagi ke dalam zona First Home, Family Home, dan Premium Living. Pembagian ini memberikan pilihan hunian berdasarkan kebutuhan dan kemampuan konsumen.
Untuk pengembang BUMN, sebanyak 12 pengembang membawa sekitar 16.559 unit dari 98 proyek yang tersebar di 23 provinsi. Nilai inventori properti yang ditawarkan mencapai Rp9,79 triliun.
Dari jumlah tersebut, 6.611 unit merupakan hunian untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), sedangkan 9.948 unit lainnya merupakan hunian non-MBR.
Baca Juga: Danantara Housing Expo 2026: BRI Hadirkan KPR Cicilan Mulai Rp1 Jutaan
Danantara juga menggandeng bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menyediakan pilihan pembiayaan. Skema yang ditawarkan mencakup uang muka mulai 1 persen, bunga mulai 2,75 persen dan tenor hingga 30 tahun.
Meski demikian, persetujuan pembiayaan tetap mengikuti ketentuan dan penilaian kelayakan masing-masing bank.
Agung Sedayu Group (ASG) juga membawa sejumlah proyek dalam pameran tersebut. Empat proyek yang diperkenalkan yakni Pasadena 1 at PIK2, Casa Montana at PIK2, Tokyo Riverside Apartment at PIK2 dan Sedayu City Kelapa Gading.
Pasadena 1 dan Casa Montana menawarkan pilihan rumah tapak di kawasan PIK2. Sementara Tokyo Riverside Apartment menawarkan alternatif hunian vertikal di kawasan yang sama.
Adapun Sedayu City Kelapa Gading menjadi pilihan properti yang dibawa ASG di Jakarta Utara.
Kehadiran berbagai proyek dari sejumlah pengembang memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin membandingkan tipe hunian, lokasi, harga dan skema pembiayaan dalam satu pameran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
DPRD Jabar: Penyerangan Bus Persib U-18 Bukan Rivalitas, tetapi Kriminalitas
-
Utang Rp25 Juta Diduga Jadi Motif Pembunuhan Sopir Ojol di Sumedang
-
BRI Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Gelaran MotoGP Mandalika 2026, Pariwisata Ikut Terdorong
-
KPK Panggil Mantan Direktur Keuangan Bank BJB Terkait Kasus Iklan Rp223,6 Miliar
-
Persib Bandung Desak Penyerangan Bus Tim di Rest Area Batang Diusut Tuntas