SuaraJabar.id - Sebanyak 1.800 angkutan umum yang beroperasi di wilayah Kota Depok, Jawa Barat sudah tak layak jalan.
Menurut data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok dari 3.600 kendaraan angkutan umum yang saat ini masih beroperasi di wilayah tersebut, sekitar setengah dari jumlahnya atau 1.800 sudah tak layak jalan.
"Masih banyak angkutan umum yang dinilai tidak layak untuk beroperasi dan belum dilakukan peremajaan. Untuk jumlah angkutan umum yang beroperasi dari 3.600 total keseluruhan angkutan umum di Depok, tapi yang layak jalan hanya 1.800 unit," kata Kepala Dishub Depok Dadang Wihana, Selasa (19/3/2019).
Ia berharap dengan adanya peremajaan angkutan umum di Depok, dapat menambah minat masyarakat untuk menggunakan angkot. Berdasarkan data sekarang ini, katanya, penumpang angkutan kota atau angkot berkurang 30 persen.
"Biasanya, isi penumpang di angkot itu untuk sembilan orang, tapi sekarang isinya bisa tiga orang. Trennya saat ini lebih ke transportasi online sehingga angkot perlahan sudah mulai ditinggal," ujar Dadang.
Dadang mengemukakan, saat ini, masyarakat banyak yang beralih ke moda transportasi online yang kian menjamur.
Dadang menilai angkutan umum yang kurang diremajakan dan kurang perhatian dari pihak organda dalam hal sarana dan prasarana menjadi persoalan untuk bisa menggaet penumpang.
"Misalnya angkutan kota harus diremajakan dengan ditambah AC agar penumpang nyaman," ujarnya.
Kontributor : Supriyadi
Baca Juga: Baru Menikah, Cinta Penelope Rajin Curhat Galau, Ada Apa?
Berita Terkait
-
Bawaslu Kota Depok Temukan Seribuan Lebih Surat Suara Rusak
-
Tak Hanya di Jakarta, MRT Juga akan Dibangun di Depok
-
Terlibat Duel dengan Begal, Tangan Kiri Pelajar SMK di Depok Nyaris Putus
-
Nenek 70 Tahun Tewas Dalam Kebakaran Rumah Besar di Depok
-
Bukannya Layani Pasien, Mobil Ambulans di Papua Dijadikan Angkutan Umum
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun