SuaraJabar.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan sejumlah menteri kabinet kerja menemui warga Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (10/4/2019). Pertemuan itu dalam rangka pembagian sertifikat tanah wakaf di Ponpes Al Masthuriyah, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jabar.
Luhut meminta semua pihak untuk tidak berburuk sangka atas kedatangan sejumlah menteri ke Sukabumi. Luhut menyebut kedatangan sejumlah menteri ke Sukabumi mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Ya hari ini kan kami hanya menjalankan tugas saja, karena tidak mungkin Bapak Presiden bisa mengunjungi seluruh lokasi, jadi diwakilkanlah kepada kami selaku pembantunya, janganlah ada buruk sangka," ujar Luhut seperti diberitakan sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com.
Dalam kesempatan ini luhut juga 'menyampaikan pesan Jokowi' atau meminta pada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita yang tidak benar sumbernya atau hoaks. Ia menyebut jelang pencoblosan 17 April 2019 banyak berita hoaks, khususnya di media sosial.
"Masyarakat jangan sampai percaya terhadap berita hoaks, karena sekarang ini berita hoaks banyak ditunjukkan kepada Presiden, padahal presiden adalah sosok yang menjadi teladan dan bekerja dengan hati untuk negara kita," kata dia.
Selain Luhut, hadir juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita.
Sehari sebelumnya, Selasa (9/4/2019), Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, berkunjung ke Kota Sukabumi. Saat itu Enggar menemui pedagang yang berjualan tak jauh dari Pasar Pelita yang sedang dalam masa pembangunan. Enggar lalu melanjutkan perjalanannya menuju area proyek pembangunan Pasar Pelita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa
-
Kios Puncak Cianjur Digusur, Dedi Mulyadi Guyur Modal Usaha Rp10 Juta per Pedagang
-
Beredar Surat Palsu Mutasi Guru Mengatasnamakan BKPSDM Sukabumi
-
Hilang 3 Tahun, Wanita Asal Bandung Tiba-tiba Ditemukan di IGD RSHS dengan Luka Berat
-
Ratusan Pengantin Ditipu, Bos WO SCR di Bandung Kabur Usai Tilap Duit Vendor