SuaraJabar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Jawa Barat diberikan waktu 17 hari untuk melaksanakan rekapitulasi hasil pemilihan umum di setiap tempat pemungutan suara (TPS). Pelaksanaan rekapitulasi itu dilaksanakan di 11 kecamatan yang ada di Depok.
"Rekapitulasi sedang proses sejak Jumat (19/4/2019) kemarin kami diberi waktu selama 17 hari untuk menjaga kesehatan dan tenaga petugas dalam menjalankan tugasnya. Dengan alasan pelaksanaan penghitungan sangat melelahkan," kata Ketua KPU Depok, Nana Shobarna kepada Suara.com, Sabtu (20/4/2019) .
Nana bersyukur para petugas tidak ada yang mengalami sakit selama pelaksanaan penghitungan suara di setiap TPS. Meski, kata dia, para petugas sudah mengalami kelelahan karena rekapitulasi harus selesai dihitung sesuai hasil prolehan suara di 5.775 TPS di seluruh Kota Depok.
"Alhamdulillah belum ada info yang masuk ke saya terkait KPPS sakit mudah-mudahan pada sehat semua," tutur Nana berharap.
Ia menyatakan bahwa semua masyarakat , saksi partai politik, dan semua calon legislatif yang mengikuti Pemilu 2019 untuk bersabar. Sebab, jumlah TPS dan tenaga petugas seadanya tidak bisa dipaksa lebih cepat.
"Kami sangat berduka cita atas beberapa petugas dan ketua KPPS meninggal dunia saat melaksanakan tugas. Kami minta bersabar," ungkapnya.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Tepis Curang, Kesalahan Input Data Karena Pekerja KPU Kerja 24 Jam Lebih
-
Dear Presiden Terpilih, PSK Juga Rakyat Tolong Diperhatikan
-
Kalah Pemilu 2019, Caleg Gerindra Dimandikan Air Kembang
-
Menkominfo Minta Suasana Pemilu 2019 Tak Semakin Dibuat Panas
-
Usai Pilpres Hoaks Malah Semakin Banyak, KPU Juga Diserang
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
Niat Hindari Macet Malah Kena Zonk! Ribuan Pemudik Garut-Bandung Kembali Terjebak Malam Ini
-
Lebaran Singkat, Cuan PKB Meroket: Efek "Promo 10 Persen" Dedi Mulyadi Tembus Rp 18,8 Miliar
-
Diskon 10 Persen Berbuah Manis: Dedi Mulyadi Panen Pajak, Siap "Gaspol" Jalan Bolong
-
Horor Macet Cikidang: Curhat Ibu yang Anaknya Terpaksa Tidur di Selokan