SuaraJabar.id - Rapat Paripurna DPRD Kota Depok untuk memperingati hari ulang tahun ke-20 daerah itu, Jumat (26/4/2019), sempat ricuh.
Kericuhan itu dipicu oleh kehadiran mantan Wakil Kota Depok sekaligus politikus PKS, Nur Mahmudi Ismail.
Peristiwa tersebut persisnya terjadi saat pemimpin sidang baru saja mengetok palu tanda paripurna selesai.
Kala itu, sejumlah warga depok yang mengikuti sidang langsung berteriak mencemooh Nur Mahmudi Ismail.
Baca Juga: Tonjolan di Leher Jadi Viral, Lucinta Luna Buktikan Tak Punya Jakun
“Tangkap Nur Mahmudi, tangkap Nur Mahmudi, " ucap salah satu warga Depok bernama Kasno.
Kasno langsung diamankan petugas keamanan dalam DPRD Depok. Suasana masih tegang. Sebab, tak hanya berteriak, Kasno juga membentangkan poster bertuliskan “Tangkap Nur Mahmudi Ismail, tersangka korupsi APBD Kota Depok sebesar Rp 10, 7 miliar.”
"Tangkap Nur Mahmudi, tangkap Nur Mahmudi," ucap dia lagi sambil digiring ke luar gedung DPRD Depok.
"Saya diamankan disuruh keluar," ucap Kasno kepada Suara.com, Jumat (26/4/2019).
Nur Mahmudi bersama Harry Prihanto diduga menilap anggaran proyek pelebaran Jalan Nangka. Akibatnya, negara dirugikan hingga Rp 10,7 miliar.
Baca Juga: BPP Jatim Akui Kalah, TKD: Inilah Kedewasaan Berdemokrasi
Nur Mahmudi kekinian masih berstatus tersangka dalam kasus yang ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus proyek pelebaran Jalan Nangka, Tapos, Depok, Jawa Barat yang dikerjakan tahun 2015.
Selain Nur, polisi turut menetapkan mantan Sekda Kota Depok Harry Prihanto sebagai tersangka dalam kasus yang sama.
Dugaan praktik korupsi terkait proyek pelebaran Jalan Nangka itu terjadi saat Nur Mahmudi masih aktif sebagai Wali Kota Depok. Meski sudah bersatus tersangka, politikus PKS itu tidak ditahan.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Heboh Poster Caleg PSI Lydia Octavia, Mamah Semok Siap Melayani Depok
-
Segini Harta Kekayaan Tajudin Tabri, Wakil Ketua DPRD Depok yang Arogan Injak Sopir Truk
-
Geger Kader Golkar Ngamuk Injak Sopir Truk, Mahfud MD: Bupati atau Gubernur pun Tak Boleh
-
Buntut Panjang Wakil Ketua DPRD Depok Injak Sopir Truk: Dihujat, Dilaporkan, dan Terancam Dipecat
-
Siapa Anggota DPRD Depok yang Injak Sopir? Ia Mengaku Khilaf: Itu di Luar Kontrol Saya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar