SuaraJabar.id - Sejumlah lapak pedagang yang berada di Pasar Induk Jambu Dua, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat terendam lumpur. Hal tersebut diakibatkan luapan air dari Sungai Ciliwung yang berada di samping pasar.
"Banjirnya dua kali, pertama jam 18.00, sore kemarin sempat surut tapi naik lagi jam 8 malam itu sampai tingginya se-dada " kata salah satu pedagang, Roni (61), kepada Suara.com, Jumat (26/4/2019).
Meski telah surut, banjir yang diakibatkan luapan Sungai Ciliwung itu menyisakan lumpur tebal. Lapak pedagang dan parkiran yang berada di lantai bawah pasar itu pun rusak dan lumpuh sampai sekarang.
"Tadinya mah paras sampai sebetis (lumpur) sekarang tinggal sampai mata kaki. Ya terpaksa gak bisa jualan dulu hari ini," ungkap Roni.
Hal senada juga dikatakan pedagang lainnya, Rohana (40) yang terpaksa tidak dapat berjualan hari ini. Dirinya masih sibuk membersihkan lumpur tebal yang sempat merendam lapak dagangannya.
"Bersih-bersih dulu aja banyak lumpur. Belum jualan lagi paling besok baru jualan," ujar Rohana.
Sekedar diketahui, hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor pada Kamis (25/4/2019) malam membuat ketinggian air Sungai Ciwilung mencapai puncaknya yakni 250 centimeter atau status Siaga I.
Kondisi ini membuat sejumlah pemukiman warga yang berada di bantaran sungai terendam banjir. Tidak hanya itu, sebanyak 17 titik di Ibu Kota Jakarta juga dilaporkan terendam banjir kiriman ini.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Diguyur Hujan Lebat, Warga di Bantaran Sungai Ciliwung Dievakuasi
Berita Terkait
-
Hendak Selamatkan Diri Saat Terjangan Banjir, Nenek Ame Meninggal Dunia
-
Diguyur Hujan Lebat, Warga di Bantaran Sungai Ciliwung Dievakuasi
-
Ciliwung Meluap, Warga Cililitan Mengungsi di Emperan Jalan
-
Sungai Ciliwung Meluap, Warga Depok Ngeluh Tak Bisa Mandi
-
Jalur Penghubung Garut - Cikajang Lumpuh Diterjang Banjir Lumpur
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
Terkini
-
Fahira Idris Desak 7 Langkah Darurat Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
-
Kapolda Jabar Tegaskan Buru Taufik Hidayat: Kami Tidak Memberi Ruang bagi Pelaku Kekerasan
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain