SuaraJabar.id - Pemuda bernama AE (29) kini harus berurusan dengan hukum setelah nekat membawa kabur mobil ambulans milik DPD Partai Perindo Kota Sukabumi pada Sabtu (18/5/2019) lalu. Saat melancarkan aksinya, AE menggunakan kunci duplikat mobi merek Suzuki APV bernopol B 1893 PYD itu.
Kapolsek Cikole, Kompol Musimin mengatakan, maling ambulans partai itu dibekuk tak lama setelah sehari melakukan aksinya pada Jumat (17/5/2019) dini hari. Setelah keberadaannya terendus, polisi kemudian meringkus pemuda ini di rumahnya di Kampung Simapasa, RW 18, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat.
"Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolsek Cikole berikut barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut," kata Musimin seperti dikutip dari Sukabumiupdate.com--jaringan Suara.com, Senin (20/5/2019).
Musimin mengatakan, AE sempat mengaburkan ciri-ciri mobil ambulans itu agar tak gampar dicari polisi. Bahkan, pemuda itu mengubah bentuk dari mobil ambulans tersebut.
"Ambulans kemudian diubah bentuknya. Itu dilakukan di daerah Bojonghaur, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Masih kita lakukan pendalaman," tandasnya.
Berita Terkait
-
Sujatmiko Didor saat Santroni Rumah Polisi di Lamongan
-
Waspada, Wanita Pembobol Brankas Bermodus Numpang Toilet Minimarket
-
Korban Ledakan Petasan Jadi Eanam Orang, Ini Kesaksian Wina Erviana
-
Dikira Bom, Ini Penyebab Ledakan yang Lukai 5 Orang di Sukabumi
-
Slamet Digebuki dan Ditelanjangi Warga Gegara Sekarung Jagung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba