SuaraJabar.id - Seorang tukang kopi tewas digorok di bagian leger. Syaeful Idris ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumah kontrakan Kampung Babakan Anyar RT 08/03 Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi Rabu (3/7/2019) sore, sekitar pukul 16.00 WIB.
Kapolsek Cibadak Kompol Suhardiman menyatakan Syaeful Idris adalah korban pembunuhan. Hal itu didapat setelah polisi melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.
"Korban mengalami dua luka sayatan di leher," jelas Suhardiman, Rabu malam.
Syaeful Idris adalah perantau asal Aceh. Dia biasa berdagang di kontrakannya. Dia berjualan kopi, rokok dan makanan ringan.
Suhardiman mengaku sudah mengantongi ciri-ciri terduga pelaku pembunuhan terhadap Syeful Idris. Meski demikian, untuk motif pembunuhannya sendiri belum diketahui.
"Kami juga sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dan saat ini sedang melakukan pendalaman. Jenazah langsung diotopsi di RSUD Sekarwangi. Kita menunggu saudaranya yang dari Jakarta tiba," tandas Suhardiman.
Berita Terkait
-
2 Pembunuh Modus Menabrakkan Mobil Ambulans Divonis 19 Tahun Penjara
-
Ogah Diantar Jemput Suami, Nyawa Krisdayanti Berakhir di Ujung Bantal
-
Tak Nyaman Kabur ke Bandung, Pembunuh Hilarius Malah Tertangkap di Yogya
-
Krisdayanti Meninggal Dunia, Diduga Dibekap Suami Pakai Bantal
-
Hilang 3 Hari, Bocah Perempuan di Bogor Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
Terkini
-
Titik Api TPA Galuga Padam, Petugas Fokus Urai Asap Tebal Pakai Alat Berat
-
Mengenal Keunggulan BRI Multiguna Pre-Approved Bagi Nasabah Terpilih
-
Terungkap! Ini Identitas Lima Wartawan yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau
-
Pasar Properti Mulai Bergerak, Kepastian Serah Terima Jadi Pertimbangan Konsumen
-
Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian