- Tim gabungan memadamkan kebakaran di TPA Galuga, Kabupaten Bogor, setelah berlangsung selama 22 jam sejak Senin.
- Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan titik api utama berhasil dijinakkan pada Selasa siang pukul 14.17 WIB.
- Petugas melanjutkan tahap pendinginan menggunakan alat berat dan penyemprotan air untuk menghilangkan sisa kepulan asap tebal.
SuaraJabar.id - Kebakaran yang melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Cibungbulang, akhirnya berhasil dipadamkan pada Selasa siang.
Penanganan cepat dari tim gabungan membuat kobaran api besar tak lagi terlihat di lokasi.
“Pukul 14.17 WIB titik api yang besar sudah hampir padam semuanya. Bisa dilihat sudah tidak ada titik api, tetapi masih ada asap yang begitu tebal,” ujar Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Menurut Rudy, meski titik api utama sudah berhasil dijinakkan, perjuangan petugas belum selesai. Fokus utama saat ini bergeser ke tahap pendinginan akibat kepulan asap tebal yang masih membubung dari tumpukan sampah.
“Sampah diaduk menggunakan beberapa alat berat sekaligus disemprot, agar suhunya kembali normal dan tidak terpicu kembali adanya api,” kata Rudy menjelaskan.
Kebakaran berlangsung sekitar 22 jam sejak pertama kali muncul pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api sempat membesar pada tengah malam sebelum mulai dapat dikendalikan sekitar pukul 03.30 WIB.
Sebelumnya Bupati Rudy menjelaskan kebakaran bermula dari lahan pertanian yang bersebelahan dengan TPA Galuga, kemudian merambat ke area pembuangan sampah lama yang sudah tidak digunakan.
Pemadaman melibatkan lebih dari 100 personel gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), TNI, Polri, serta unsur lainnya.
Rudy juga sempat membantu menyemprotkan air selama beberapa menit untuk memberikan semangat kepada petugas yang bekerja sejak hari sebelumnya.
Baca Juga: Padamkan Kebakaran TPA Galuga, Helikopter TNI AU Diterjunkan Lakukan Water Bombing
“Saya tahu semuanya lelah, semuanya capek, tetapi rekan-rekan masih berdiri, berjuang, dan bertugas,” kata Bupati Rudy.
Ia berharap proses pendinginan dapat segera dituntaskan sehingga asap mereda, api tidak kembali muncul, dan kebakaran tidak menimbulkan dampak lanjutan bagi masyarakat sekitar.
Berita Terkait
-
Padamkan Kebakaran TPA Galuga, Helikopter TNI AU Diterjunkan Lakukan Water Bombing
-
TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian
-
6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes
-
Jok Motor Hingga Jemuran Hitam Pekat, Warga Cileungsi Dikejutkan Debu Abu Vulkanik
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti
-
PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda