Andi Ahmad S
Jum'at, 11 September 2026 | 19:59 WIB
Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bogor Raya berkumpul menggelar doa bersama untuk keselamatan para pejuang informasi tersebut di Masjid Annaba, Kota Bogor, Jumat (11/9/2026). [SuaraJabar/HO/PFI Bogor]
Baca 10 detik
  • Organisasi jurnalis Bogor menggelar doa bersama di Masjid Annaba pada Jumat, 11 September 2026.
  • Acara tersebut mendoakan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda.
  • Kegiatan ini bertujuan mendukung tim penyelamat serta memohon keselamatan bagi seluruh korban yang bertugas.

SuaraJabar.id - Ungkapan solidaritas dan dukungan moral mengalir dari Kota Bogor untuk para jurnalis serta awak kapal yang hingga kini belum ditemukan saat menunaikan tugas di perairan Selat Sunda.

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor, dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Bogor Raya berkumpul menggelar doa bersama untuk keselamatan para pejuang informasi tersebut di Masjid Annaba, Kota Bogor, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan spiritual ini digelar sebagai bentuk simpati mendalam atas musibah hilang kontaknya tim peliput yang tengah mendokumentasikan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Ketua PFI Bogor, Andi M. Ridwan, menegaskan bahwa aksi bersama lintas organisasi ini merupakan simpul solidaritas antar sesama jurnalis. Ia menaruh harapan besar agar seluruh kru peliputan dan awak kapal dapat ditemukan dalam kondisi selamat.

“Kita semua berharap sahabat-sahabat kita, para jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan di perairan Selat Sunda, senantiasa diberi perlindungan, kekuatan, dan bisa segera kembali ke pelukan keluarga dengan selamat,” tegas Andi.

Menurutnya, pencarian jurnalis dan kru kapal memasuki hari keempat. Ia berharap dorongan doa dari rekan sejawat dapat memberikan kemudahan bagi tim penyelamat yang bertugas di lapangan.

"Harapan kita dengan kegiatan doa ini, Tuhan memberikan kemudahan dan petunjuk bagi tim rescue yang mencari, serta memberikan ketabahan untuk keluarga. Semoga rekan-rekan kita dapat segera ditemukan hari ini dalam keadaan selamat," ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Bogor, Herman Indrabudi, menegaskan bahwa aksi doa serentak ini merupakan bentuk solidaritas mendalam lintas organisasi profesi.

Menurutnya, seluruh jurnalis memiliki ikatan kebersamaan dan risiko kerja yang sama saat berada di lapangan.

Baca Juga: Bupati Bogor : Kebakaran TPA Galuga Meluas Hingga 7,1 Hektare

"Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan doa bersama tiga organisasi besar. Ini wujud solidaritas bahwa baju kita lepas, kita sama-sama jurnalis yang mempunyai risiko sama ketika bertugas. Semoga tim SAR dibukakan petunjuk untuk menemukan posisi rekan-rekan kita," kata Aldo Sapaan karibnya.

Selain memanjatkan doa untuk keselamatan para jurnalis di Selat Sunda, para jurnalis yang hadir pun turut menyisipkan doa untuk musibah kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Bogor.

"Mudah-mudahan di hari yang baik ini, di Jumat yang doanya bisa diijabah ini, Insyaallah mudah-mudahan Tuhan turunkan hujan sehingga kebakaran di TPAS Galuga juga bisa terhenti dan kita semua diselamatkan dunia dan akhirat," tandasnya.

Adapun lima orang Jurnalis yang masih dalam pencarian yakni:

  • Arie Basuki - Jurnalis Merdeka.com
  • M. Bagus Khoirunnas — Pewarta Foto ANTARA
  • Yudistiro Pranoto (Yudhis) - Jurnalis iNews
  • Firdaus Wajidi (Daus) - Jurnalis Anadolu Agency
  • Donal Husni - Jurnalis Freelance

3 Orang Kru Kapal:

  • Warta (kapten)
  • Surakman (ABK)
  • Heriyanto (guide)

Load More