Andi Ahmad S
Kamis, 10 September 2026 | 20:49 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto Saat memimpin anggota gabungan untuk memadamkan kobaran api di TPA Galuga Bogor, Kamis (10/9/2026) [Andi Ahmad S/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor berkolaborasi memadamkan kebakaran TPA Galuga seluas 7,1 hektar di Cibungbulang.
  • Petugas gabungan mengerahkan alat berat dan helikopter *water bombing* untuk mengatasi bara api di dalam tumpukan sampah.
  • Penanganan intensif dilakukan hingga menjelang subuh agar pelayanan alur truk sampah kedua wilayah dapat kembali normal.

SuaraJabar.id - Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi tantangan serius bagi pelayanan publik dan kesehatan masyarakat di wilayah Bogor.

Menghadapi potensi krisis sampah dan dampak lingkungan yang meluas, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor melakukan upaya kolaboratif secara intensif untuk menuntaskan pemadaman api hingga proses pendinginan lokasi.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, penanganan kebakaran yang semula berfokus di wilayah Kabupaten Bogor kini telah bergeser ke fase pendinginan dan pemadaman bersama di wilayah Kota Bogor.

Menurutnya, Luas area yang terdampak kebakaran mengalami peningkatan signifikan secara bertahap, bermula dari 1,7 hektar, meluas menjadi 5 hektar, hingga mencapai total kurang lebih 7,1 hektar

"Mencakup area gabungan Kabupaten dan Kota Bogor," imbuhnya.

Rudy menjelaskan bahwa pemadaman dikejar secara masif hingga menjelang Subuh demi memastikan operasional dan pelayanan alur truk sampah dari Kota maupun Kabupaten Bogor tidak terganggu serta dapat berjalan normal kembali.

Mengingat dinamika pergerakan angin kata dia, dimana wilayah Kota Bogor berada di bagian utara dan Kabupaten Bogor di bagian selatan, potensi penyebaran percikan api sangat tinggi jika tidak ditangani secara bersama-sama oleh Pemerintah Kota Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, OPD terkait, serta kelompok masyarakat.

"Karakteristik kebakaran di TPA Galuga memiliki tingkat kesulitan yang hampir setara dengan pemadaman pada lahan gambut," jelas Rudy.

Walaupun api tidak terlihat secara kasat mata di permukaan, Rudy menyampaikan bahwa bara api menyala di bagian dalam gundukan dan terus mengeluarkan asap.

Baca Juga: Titik Api TPA Galuga Padam, Petugas Fokus Urai Asap Tebal Pakai Alat Berat

Ratusan Petugas Gabungan melakukan Pemadaman Kobaran Api di TPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, tepatnya di area milik Pemkot Bogor, Kamis (10/9/2026). [Andi Ahmad S/Suara.com]

"Petugas Damkar menerapkan prinsip eksekusi layaknya memecahkan bisul gundukan sampah dibongkar satu per satu menggunakan alat berat, kemudian disemprot air hingga dingin, lalu ditutup kembali menggunakan material sampah baru untuk mematikan sisa potensi api," jelasnya lagi.

Tidak hanya itu saja, bantuan Helikopter (Water Bombing) dari Lanud Atang Sendjaja menyiagakan armada helikopter untuk membantu pemadaman dari udara (water bombing).

Mengenai penyebab kebakaran, Rudy menambahkan bahwa dari data awal mengenai pemicu kebakaran telah dikumpulkan.

"Namun, penanganan saat ini difokuskan secara penuh pada keselamatan warga dan penuntasan pemadaman api sebelum dilanjutkan ke tahap investigasi formal oleh tim berwenang," pungkasnya.

Load More