- Pemerintah Kabupaten dan Kota Bogor berkolaborasi memadamkan kebakaran TPA Galuga seluas 7,1 hektar di Cibungbulang.
- Petugas gabungan mengerahkan alat berat dan helikopter *water bombing* untuk mengatasi bara api di dalam tumpukan sampah.
- Penanganan intensif dilakukan hingga menjelang subuh agar pelayanan alur truk sampah kedua wilayah dapat kembali normal.
SuaraJabar.id - Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi tantangan serius bagi pelayanan publik dan kesehatan masyarakat di wilayah Bogor.
Menghadapi potensi krisis sampah dan dampak lingkungan yang meluas, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor melakukan upaya kolaboratif secara intensif untuk menuntaskan pemadaman api hingga proses pendinginan lokasi.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, penanganan kebakaran yang semula berfokus di wilayah Kabupaten Bogor kini telah bergeser ke fase pendinginan dan pemadaman bersama di wilayah Kota Bogor.
Menurutnya, Luas area yang terdampak kebakaran mengalami peningkatan signifikan secara bertahap, bermula dari 1,7 hektar, meluas menjadi 5 hektar, hingga mencapai total kurang lebih 7,1 hektar
"Mencakup area gabungan Kabupaten dan Kota Bogor," imbuhnya.
Rudy menjelaskan bahwa pemadaman dikejar secara masif hingga menjelang Subuh demi memastikan operasional dan pelayanan alur truk sampah dari Kota maupun Kabupaten Bogor tidak terganggu serta dapat berjalan normal kembali.
Mengingat dinamika pergerakan angin kata dia, dimana wilayah Kota Bogor berada di bagian utara dan Kabupaten Bogor di bagian selatan, potensi penyebaran percikan api sangat tinggi jika tidak ditangani secara bersama-sama oleh Pemerintah Kota Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor, OPD terkait, serta kelompok masyarakat.
"Karakteristik kebakaran di TPA Galuga memiliki tingkat kesulitan yang hampir setara dengan pemadaman pada lahan gambut," jelas Rudy.
Walaupun api tidak terlihat secara kasat mata di permukaan, Rudy menyampaikan bahwa bara api menyala di bagian dalam gundukan dan terus mengeluarkan asap.
Baca Juga: Titik Api TPA Galuga Padam, Petugas Fokus Urai Asap Tebal Pakai Alat Berat
"Petugas Damkar menerapkan prinsip eksekusi layaknya memecahkan bisul gundukan sampah dibongkar satu per satu menggunakan alat berat, kemudian disemprot air hingga dingin, lalu ditutup kembali menggunakan material sampah baru untuk mematikan sisa potensi api," jelasnya lagi.
Tidak hanya itu saja, bantuan Helikopter (Water Bombing) dari Lanud Atang Sendjaja menyiagakan armada helikopter untuk membantu pemadaman dari udara (water bombing).
Mengenai penyebab kebakaran, Rudy menambahkan bahwa dari data awal mengenai pemicu kebakaran telah dikumpulkan.
"Namun, penanganan saat ini difokuskan secara penuh pada keselamatan warga dan penuntasan pemadaman api sebelum dilanjutkan ke tahap investigasi formal oleh tim berwenang," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Titik Api TPA Galuga Padam, Petugas Fokus Urai Asap Tebal Pakai Alat Berat
-
Padamkan Kebakaran TPA Galuga, Helikopter TNI AU Diterjunkan Lakukan Water Bombing
-
TPA Galuga Ditutup Sementara Akibat Kebakaran, Pengiriman Sampah Bogor Lumpuh Seharian
-
6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes
-
Si Mago Merah Amuk Kasepuhan Sinar Resmi Cisolok, 5 Rumah dan MCK Ludes Terbakar
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Bupati Bogor : Kebakaran TPA Galuga Meluas Hingga 7,1 Hektare
-
BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Mudahkan Akses Finansial Diaspora
-
Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi
-
Dari Modal Kecil Hingga Naik Kelas, BRI Dampingi Pelaku UMKM: Simak Karya Insan BRI M A Hasibuan
-
Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ratusan Masker Gratis Dibagikan untuk Warga