Andi Ahmad S
Selasa, 08 September 2026 | 05:13 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto Turun Langsung ke Lokasi Kebakaran di TPA Galuga [SuaraJabar/HO/Tim bupati]
Baca 10 detik
  • Kebakaran hebat melanda TPA Galuga Kabupaten Bogor akibat perambatan api dari ladang pertanian pada Senin malam 8 September 2026.
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin penanganan darurat dengan mengerahkan tim gabungan serta meminta bantuan *water bombing* TNI AU.
  • Pemkab Bogor menutup total operasional TPA selama satu hari penuh guna memperlancar proses pemadaman dan distribusi air.

SuaraJabar.id - Kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, dilanda kebakaran hebat sejak Senin malam hingga Selasa dini hari (8/9/2026).

Menanggapi situasi darurat tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung ke lokasi pada pukul 03.30 WIB untuk memimpin koordinasi pemadaman dan memastikan keselamatan warga sekitar.

Guna mempercepat penanganan, Pemkab Bogor memutuskan untuk menghentikan sementara operasional pembuangan sampah selama satu hari penuh pada Selasa, 8 September 2026.

Bupati Rudy Susmanto menjelaskan bahwa titik api pertama kali muncul bukan dari tumpukan sampah aktif, melainkan dari area ladang pertanian yang berbatasan langsung dengan TPA Galuga.

Cuaca panas ekstrem akibat musim kemarau panjang memicu api merambat ke area tumpukan sampah lama yang sudah tidak digunakan.

“Di jam 12 malam tadi api memang cukup besar dengan asap membumbung tinggi. Namun, berkat kesiapsiagaan tim gabungan dari Polres Bogor, TNI, BPBD, dan Damkar, pada pukul 03.30 WIB pagi kondisi mulai terkendali,” ujar Rudy Susmanto di lokasi kejadian.

Menyadari risiko penyebaran api ke area sampah aktif, Pemkab Bogor melakukan langkah mitigasi teknis dengan membangun parit pembatas antara ladang dan lokasi pembuangan.

Selain itu, karena lokasi titik api berada di bagian belakang yang sulit dijangkau armada darat, pemerintah menggandeng TNI AU untuk melakukan pemadaman dari udara.

"Tantangannya adalah akses. Mobil pemadam tidak bisa masuk ke ujung paling belakang karena luasnya puluhan hektar. Selang pemadam harus disambung hingga 500 meter. Oleh karena itu, pukul 06.00 WIB pagi ini, TNI AU dari Lanud Atang Sanjaya (ATS) akan membantu dengan sistem Water Bombing menggunakan helikopter,” jelas Rudy.

Baca Juga: 6 Fakta Warga Bogor 'Panic Buying' Masker Imbas Erupsi Krakatau: Stok Apotek Ludes

Penampakan kobaran api di lahan dekat TPA Galuga yang kian meluas hingga malam ini Selasa (8/9/26). FOTO: Dziharul Islam Nusantara/ Suara Bogor.

Sebagai langkah diskresi untuk memudahkan mobilisasi alat berat dan distribusi air, akses menuju TPA Galuga ditutup total bagi truk sampah umum dari Kota maupun Kabupaten Bogor pada hari ini.

"Kami mohon maaf kepada masyarakat. Pelayanan TPA Galuga hari ini kami tutup satu hari agar seluruh akses jalan bisa dioptimalkan untuk tim pemadam kebakaran. Kami ingin penanganan ini tuntas hari ini juga," tegas Bupati.

Hingga berita ini diturunkan, tim teknis DLH masih menggunakan drone untuk menghitung luasan lahan yang terdampak guna keperluan investigasi penyebab kebakaran lebih lanjut.

Load More