SuaraJabar.id - Jajaran kepolisian di Polres Bogor akhirnya menangkap pelaku pencabulan terhadap bocah berusia 10 tahun berinisial GN di daerah Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Rabu (28/8/2019). Ternyata, pelaku diketahui juga masih di bawah umur.
"Pelaku juga masih di bawah umur, inisial RN (17). Ditangkap di Bekasi, dia sudah tidak sekolah," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky, kepada wartawan di Mapolres Bogor, Rabu (4/9/2019).
Pelaku mengakui mencabuli dengan memasukan jari ke alat kelamin korban hingga berdarah. Setelah itu, pelaku meninggalkan RN di dalam rumah kosong di kawasan Bukit Golf Regency, Gunung Putri.
"Korban dibawa pelaku ke rumah kosong di Bukit Golf Regency. Kemudian melakukan pencabulan sambil mengancam korban akan dibunuh," kata Dicky.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau 82 UU No 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.
"Untuk korban kita akan terus lakukan pendampingan khusus agar psikisnya membaik. Kita juga minta masyarakat tidak terus menyebarkan video korban sesaat setelah kejadian (pencabulan)," imbau Dicky.
Seperti diketahui, bocah perempuan berisnial GN (10) dicabuli pria tidak dikenal di sebuah rumah kosong di Perumahan Bukit Golf Regency, Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada Rabu 28 Agustus 2019.
Modus pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban yang saat itu tengah bermain. Lalu, pelaku meminta korban untuk mengantarnya ke alamat yang dituju dengan sepeda motornya.
Kontributor : Rambiga
Baca Juga: Tersangka Pencabulan Anak di Cilacap Diduga Penyuka Sesama Jenis
Berita Terkait
-
Tega! Paman Cabuli Keponakan yang Masih SMP dan Sebarkan Videonya di Medsos
-
Rayuan Sopir Angkot Cabul ke Siswi: Saya Suka Kamu, Kita ke Kontrakan
-
Setelah 4 Tahun, Aksi Guru Cabuli 8 Murid SD di Ketapang Akhirnya Terungkap
-
Pura-pura Tanya Alamat, Bocah 10 Tahun Dicabuli Pria Tak Dikenal
-
Ditinggal Istri ke Tukang Urut, Ayah di Jambi Tega Cabuli Putri Sendiri
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23
-
Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi
-
Dave Laksono: Reshuffle Kabinet Bagian dari Evaluasi dan Penataan
-
Bupati Karawang Tegaskan Mutasi ASN Tanpa Pungutan: Tak Ada Jual-Beli Jabatan
-
Dua Pelajar Terseret Ombak di Pantai Istiqomah, Satu Selamat, Satu Masih Dicari