SuaraJabar.id - Wali Kota Balikpapan Rizal Efendi tak ingin hanya menjadi penonton dalam proses pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Ia pun meminta kepada pemerintah pusat untuk memperhatikan pembangunan daerah calon penyangga ibu kota.
"Kita kan sebagai calon kota penyangga belum punya pengalaman dan selama ini belum dikasih penjelasan dari Bappenas. Padahal Balikpapan yang akan paling sibuk, ini gambaran terbesar. Kedua kami enggak mau jadi penonton saja dalam pemindahan ini," kata Rizal saat ditemui di Balai Kota Bogor, Senin (9/9/2019).
Lantaran itu, ia meminta kepada pemerintah pusat bisa menyediakan sumber daya alam (SDM) juga pembangunan infrastruktur kereta api dan trem.
"Pendidikan untuk penyediaan SDM kita ada Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Kita minta agar ITK jadi proyek nasional untuk penyediaan SDM agar dioperasionalkan lebih besar. Transportasi juga menjadi gagasan, kita meminta trem dan kereta api. Harusnya sudah digagas sebelum pemindahan ibu kota. Jadi kalau enggak nanti Balikpapan jadi karam," ungkap Rizal.
Menurut Rizal, hal itu tidak terlepas pentingnya Kota Balikpapan sebagai calon daerah penyangga ibu kota. Pihaknya pun terus melakukan berbagai persiapan untuk menyambut Ibu Kota yang baru.
"Belum dapat penjelasan resmi dari Bappenas dan ATR tentang daerah penyangga, padahal penting. Daerah penyangga menjadi pusat kegiatan, nanti Balikpapan sebagai jalur logistik orang-orang lewat sana. Sejauh ini sedang kami siapkan," katanya.
Kontributor : Rambiga
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi
-
Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan
-
Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan
-
Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas
-
Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi