SuaraJabar.id - Kepolisian Resor Garut telah membekuk peria berinisial AA (22), terduga pembakar seorang nenek di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Peristiwa ini berawal dari pelaku yang kesal korban terus-terusan menagih utang sebesar Rp 15 ribu ke ibunya.
"Motifnya pengakuan dari tersangka ini karena ditagih utang Rp 15 ribu oleh korban," kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna saat jumpa pers, Senin (16/9/2019).
Budi menuturkan, tersangka AA (22) ditangkap ketika hendak melarikan diri, Minggu (15/9). Petugas menembak bagian kakinya karena berusaha melawan petugas.
"Karena ada perlawanan kita lakukan tindakan terukur," katanya.
Berdasarkan keterangan dari tersangka, Budi mengatakan tersangka AA membunuh seorang nenek bernama Iyah (60), warga Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi, Garut, sudah direncanakan sebelumnya, atau pada Sabtu (14/09).
Pengakuan tersangka, kata Kapolres, karena korban menagih utang kepada ibu pelaku sebesar Rp 15 ribu. Kemudian pelaku tidak terima perbuatan korban yang menagih utang kepada ibunya.
"Mungkin karena ada bahasa yang tidak enak, lalu anaknya tidak terima dan membunuh korban," katanya.
Kapolres mengungkapkan, korban yang menagih utang itu terjadi pada dua pekan sebelum kejadian pembunuhan.
Pelaku, kata dia, melakukan rencana untuk membunuh korban dengan cara melukai korban dengan golok, setelah diketahui tidak bergerak, korban dibawa ke gubuk lalu dibakar.
Baca Juga: Bantu Aulia Kesuma Rancang Pembunuhan ke Suami, Tini Ternyata PRT Infal
"Jadi korban diketahui tidak bergerak, setelah itu dibawa ke gubuk lalu dibakar," katanya.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku ditahan di Markas Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut, berikut mengamankan barang bukti berupa golok, sepatu boot, celana, kaos dan korek api gas yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI