SuaraJabar.id - Seorang pemuda yang menganiaya lalu membakar seorang nenek hingga akhirnya tewas di sebuah gubuk di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat akhirnya ditangkap polisi.
"Pelaku berhasil kami tangkap, Minggu malam (15/9) setelah dapat informasi bahwa pelaku lari ke Cibiuk," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng kepada wartawan di Garut, Senin.
Ia menuturkan, tersangka inisial AA (22) melarikan diri setelah melakukan aksinya membakar seorang nenek Iyah (60) hingga tewas di gubuk tidak jauh dari tempat tinggalnya di Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi, Sabtu (14/9).
Tersangka, melakukan aksinya dengan membacok korban, lalu membawa korban ke sebuah gubuk kemudian dibakar hingga akhirnya korban ditemukan tewas.
"Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya, setelah memadamkan api," katanya.
Ia menambahkan, pelaku dengan korban tidak ada ikatan saudara melainkan hanya warga satu desa beda kampung.
Aksi nekad pelaku itu, kata Maradona, masih terus didalami, hasil pengakuan sementara karena kesal terus-terusan ditagih utang.
"Jadi kesal karena ditagih terus," katanya.
Akibat perbuatannya itu, tersangka mendekam di sel tahanan Markas Polres Garut untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut.
Baca Juga: Dibakar Pemilik Sendiri, Toyota Calya Ditemukan Hangus di TPA Gresik
Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti berupa golok yang digunakan untuk membacok korban, kemudian sarung tangan kain warna putih, karung, sepatu, topi, dan ranting kayu bekas pembakaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan
-
Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita
-
Bupati Bogor Respons Kasus Hukum, Dukung Pemberantasan Korupsi dan Hormati Prosedur
-
'Rereongan Sangkan Waluya', Jargon Hilal Firmansyah yang Kian Memikat