Andi Ahmad S
Senin, 31 Agustus 2026 | 19:41 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto [Andi/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan Pemkab Bogor menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum pada Senin, 31 Agustus 2026.
  • Rudy mengimbau warga agar tetap tenang, menjaga kondusivitas, dan tidak menyebarkan opini sendiri yang dapat memicu keresahan.
  • Pemerintah memastikan berbagai agenda pembangunan wilayah serta pelayanan publik di Kabupaten Bogor harus tetap berjalan lancar tanpa gangguan.

SuaraJabar.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pemkab Bogor memberikan ruang penuh kepada aparat penegak hukum untuk menjalankan tugasnya.

Rudy juga mengimbau warga untuk tetap tenang serta menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah selama proses pemeriksaan berjalan.

"Kita tetap kedepankan asas praduga tak bersalah. Biarkan proses hukum berjalan, biarkan aparat penegak hukum melakukan tahapan-tahapan dan langkah-langkahnya," ujar Rudy, kepada wartawan, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, informasi mengenai perkembangan proses hukum nantinya akan disampaikan langsung oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemkab Bogor juga terus mengikuti perkembangan melalui keterangan resmi yang disampaikan Juru Bicara KPK.

Rudy mengimbau masyarakat tidak membuat opini sendiri yang dapat menimbulkan keresahan. Ia menilai seluruh pihak perlu menjaga kondusivitas agar pembangunan Kabupaten Bogor tetap berjalan.

“Kalau kita sayang terhadap Kabupaten Bogor, kita ingin Bogornya maju, kita ingin Bogornya terbangun, jangan membuat opini-opini sendiri. Biarkan aparat penegak hukum bekerja tanpa intervensi dari pihak mana pun,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses hukum yang sedang berlangsung tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

“Pelayanan tidak boleh terganggu sama sekali,” tegas Rudy.

Rudy memastikan sejumlah agenda pembangunan dan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bogor tetap berjalan sesuai rencana. Di antaranya pembangunan konektivitas Jalan Tegar Beriman menuju Bojonggede-Kemang serta pengembangan poros baru di wilayah selatan menuju Cisarua.

Baca Juga: KPK Periksa Tiga Pejabat Bappenda Bogor, Dugaan Korupsi Pemotongan Upah Pungut Diselidiki

Selain itu, Pemkab Bogor juga mendorong konektivitas wilayah barat melalui Jalan Melasari hingga Sukabumi serta pengembangan wilayah Bogor Timur, termasuk koneksi Transyogi dengan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kasihan masyarakat. Kita jumlah penduduk terbesar se-Indonesia, jangan sampai beberapa persoalan yang ada di Kabupaten Bogor akhirnya membuat penyelenggara pemerintahan yang lain takut untuk melangkah,” katanya.

Rudy mengajak seluruh pihak tetap optimistis melanjutkan pembangunan sembari menghormati proses hukum yang tengah berjalan.

“Kita berikan semangat bersama-sama dan kita hormat kepada proses hukum yang sedang berjalan. Kita sayang Bogor, kita sayang Indonesia,” pungkasnya.

Load More