SuaraJabar.id - Direktur Utama PT Sarana Marga Jabar Hendro Atmodjo menyebut, patahnya rangka crane pada proyek Tol BORR di Jalan Soleh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, diduga karena posisinya yang tidak stabil saat mengangkat besi casing bore pile.
"Pukul 21.50 WIB, lengan crane atau alat pengangkat patah saat mengangkat casing bore pile di off ramp Kayu Manis R17 B2. Pembungkus beton itu mau diangkat, mungkin posisinya tidak stabil jadi patah," kata Hendro, di lokasi, Senin (2/12/2019) malam.
Akibat kejadian tersebut, rangka crane berkapasitas 35 ton itu sempat menutup sebagian Jalan Soleh Iskandar. Sekitar 1 jam kemudian, petugas proyek pun berhasil mengevakuasi rangka crane ke tempat aman.
"Dalam waktu 1 jam bisa pulih kembali dengan lalu lintas 2 arah dengan contra flow," tambah Hendro.
Hendro menegaskan, tidak ada pekerja maupun masyarakat di sekitar lokasi yang menjadi korban jiwa maupun luka atas kejadian ini. Sementara, untuk pengerjaan utama dalam proyek Tol BORR Seksi IIIA ini tidak terganggu dan tetap berjalan normal.
"Dipastikan tidak ada korban sama sekali. Selanjutnya crane diangkut keluar dari area proyek. Pekerjaan di main road (pekerjaan utama) tetap dilaksanakan karena tidak terpengaruh kejadian ini," tutupnya.
Sementera itu, salah satu warga sekitar, Ponimin (42) mengatakan, peristiwa patahnya crane tersebut berawal ketika dirinya mendengar suara tali seling putus disusul gemuruh sangat keras sekitar pukul 22.00 WIB.
"Motor-motor kabur langsung pada minggir, kaya selepetan gitu selingl bandulnya," kata Ponimin, kepada wartawan di lokasi.
Rangka crane pun sempat menutupi sebagian Jalan Soleh Iskandar. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas ditutup sementara sampai petugas terkait mengevakuasi crane keluar dari area proyek.
Baca Juga: Antar Orang Sakit, Polisi Pergoki Sopir Ambulans dan Perawat Nyabu di RS
"Kaya selepetan gitu tali selingnya," tutupnya.
Hingga saat ini, arus lalu lintas di lokasi kejadian sudah kembali normal. Petugas proyek pun terlihat sedang memotong-motong bagian dari rangka crane yang patah untuk mempermudah evakuasi.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Kasus RJ Lino, KPK Periksa Adik Kandung Bambang Widjojanto
-
Cetak Gol dengan Alat Berat, Orang Ini Sukses Bikin Netizen Ngakak
-
Container Crane Roboh di Pelabuhan Semarang
-
Pasca Kapal Tabrak Crane, Bongkar Muat di Pelabuhan Tanjung Mas Normal
-
Hilang Kendali, Kapal Hantam Crane Container TPKS Tanjung Mas Semarang
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Fakta Wacana Pajak Kendaraan Dihapus di Jabar: Ganti Sistem Jalan Berbayar ala Dedi Mulyadi
-
Kisah Nenek Ikah di Sukabumi, Selamat dari Dentuman Mencekam Saat Hendak Salat Magrib
-
Tunduk ke Pemprov Jabar, Pemkab Bogor Pastikan Hanya Tambang Legal yang Boleh Beroperasi
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Merinding Lihat Karya APFI 2026, Bupati Bogor: Ini Lorong Sejarah Perjalanan Bangsa