SuaraJabar.id - Semburan air asin setinggi 15 meter terjadi di pekarangan Masjid Al Ikhlas Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Semburan tersebut diketahui terjadi sejak Jumat (29/11/2019) lalu.
Seorang warga sekitar, Jamali (34) mengatakan semburan air tersebut terjadi saat warga membuat sumur sedalam 160 meter untuk keperluan warga dan masjid.
"Saat proses galian tidak (ada semburan), nah pas masang pipa itu air nyembur tinggi, lumayan 15 meter, kencang juga," katanya pada Selasa (3/12/2019).
Semburan air itu terasa asin di lidah saat dirasakan. Sementara, kekinian air masih menyembur dan menjadi perhatian warga. Bahkan, sejumlah warga juga sengaja mengabadikan semburan air ke media sosial agar mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi.
"Sengaja di buat video waktu itu, biar tau aja gitu pemda, nah abang-abang (wartawan) juga kesini kan jadinya," tutur Jamali.
Sementara itu, Pengurus DKM Masjid Al-Ikhlas, Ustaz Komdak mengaku memasang pipa setinggi 4 meter agar semburan air itu lebih tertata.
"Karena kalau enggak diatur, airnya kemana-mana, masuk masjid juga," katanya.
Dari pantauan di lapangan, terdapat dua lubang sumber keluarnya air. Lubang pertama setinggi 1 meter dan lubang kedua setinggi tiga meter.
Pada lubang pertama, air sangat deras menyembur. Namun pada lubang kedua air menyembur setiap 10 hingga 15 detik.
Baca Juga: Semburan Gas Bercampur Air Gegerkan Warga Barito Kuala
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Gunakan Uang APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah dan Bayar Utang, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi
-
BPK Apresiasi Transformasi Kementerian Hukum, Tata Kelola Terus Didorong Menguat