Andi Ahmad S
Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:59 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi total 14 jasad yang baru ditemukan dari dalam badan kapal yang tenggelam ke KN SAR Pacitan sebelum diterbangkan menggunakan Helikopter HR 3601 dan Panther TNI AL pada operasi SAR hari ke-12 kecelakaan KM Virgo Transport 8, di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kamis (24/9/2026). ANTARA/HO-Basarnas
Baca 10 detik
  • Basarnas memperpanjang operasi SAR gabungan untuk 243 korban KM Virgo Transport 8 hingga hari ke-21 di Laut Jawa.
  • Operasi melibatkan lebih dari 1.200 personel, tujuh pesawat, dan 24 kapal yang mencakup wilayah Kalimantan Selatan, Tengah, serta Barat.
  • Sebanyak 188 korban berhasil ditemukan dengan rincian 108 selamat dan 80 meninggal dunia, sementara 55 lainnya masih dicari.

SuaraJabar.id - Memasuki hari ke-21, operasi SAR terhadap 243 korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa terus dimaksimalkan.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii menegaskan seluruh unsur darat, laut, dan udara termasuk TNI, Polri, serta pihak swasta telah dikerahkan secara totalitas dalam misi pencarian ini.

“Operasi telah melibatkan seluruh potensi SAR nasional," kata Kepala Basarnas Mohammad Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR, dilansir dari Antara, Minggu (4/10/2026).

Ia menyampaikan pengerahan unsur SAR gabungan tersebut bahkan mencakup tujuh pesawat udara, 24 kapal besar, serta 63 personel penyelam yang memiliki kemampuan khusus untuk melaksanakan SAR bawah permukaan selama operasi pencarian.

“Jumlah personel yang terlibat lebih dari 1.200 personel gabungan sejak kejadian kecelakaan hingga saat ini,” ucapnya.

Selain itu, Syafii mengatakan pelaksanaan pencarian tidak hanya dilakukan dengan satu metode, tetapi melalui beberapa pendekatan, mulai dari pencarian melalui udara, permukaan laut, dan pesisir pantai, hingga pencarian di bawah permukaan dengan penyelaman.

Menurut dia, area pencarian hingga saat ini telah sangat luas, mencakup Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat berdasarkan perkembangan operasi pencarian yang telah dilakukan.

Ia menyebutkan operasi telah mengalami perkembangan dari pencarian yang semula terfokus di sekitar lokasi kecelakaan menjadi pencarian dengan cakupan wilayah lebih luas berdasarkan penemuan korban dan perkembangan situasi.

“Kini pencarian mencakup wilayah yang lebih luas berdasarkan penemuan korban dan perkembangan situasi di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat,” ujar Syafii.

Baca Juga: Mutasi Besar-Besaran Pejabat Polri, Kapolda Jabar Irjen Pipit Rismanto Digantikan Irjen Hengki

Sejak hari pertama pelaksanaan operasi SAR saat KM Virgo kecelakaan pada Minggu (13/9), Basarnas telah memperpanjang operasi SAR sebanyak dua kali dengan masing-masing perpanjangan tujuh hari hingga hari ke-21, Sabtu.

Berdasarkan pertimbangan-pertimbangan setelah melakukan evaluasi pada hari ke-21, Basarnas memutuskan tetap melanjutkan operasi SAR dengan waktu yang fleksibel sesuai perkembangan di lapangan dan menyesuaikan dengan jumlah personel, namun tetap dengan unsur instansi yang telah terlibat sejak awal pelaksanaan operasi SAR.

Hingga hari ke-21 operasi SAR, Sabtu, pukul 22.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 188 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 80 orang meninggal dunia, sementara 55 korban lainnya masih proses pencarian dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Load More