SuaraJabar.id - Warga Perumahan Royal Citayam Residence di Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor diteror puluhan anak ular kobra yang masuk ke pemukiman tersebut.
Menurut Ketua Kordinator Paguyuban Perumahan Royal Citayam Residence Hari Cahyo, teror anak ular kobra itu berawal dari laporan warga yang rumahnya kemasukan binatang tersebut sejak empat hari lalu.
"Pertama kali hari Rabu (4/12/2019) kemarin ada warga kami lapor, ada dua rumah yang dimasuki ular kobra. Kemudian kami waktu itu cari sudah dapat dua kobra," kata Hari saat dikonfirmasi, Minggu (8/12/2019).
Awalnya, warga menganggap temuan ular berbisa itu hal yang biasa. Tetapi, hingga keikinian ular tersebut masih saja ditemukan masuk ke rumah warga bahkan bersembunyi di dalam musala perumahan.
"Kita pikir biasa lah. Besoknya (Kamis), ada lagi satu ekor di rumah warga terus lanjut malamnya ada lagi satu ekor di dalam mimbar musala kita. Jadi sampai hari ini total sudah 29 ekor yang ditemukan," ucapnya.
Karena khawatir, ia melapor ke desa setempat dan mengajak warga kerja bakti mencari sarang ular. Petugas pemadam kebakaran dan komunitas pecinta reptil pun sempat turut membantu warga.
"Kalau menurut komunitas reptil itu, induknya tidak ada di area perumahan ini tapi di luarnya. Karena memang di sekitar sini masih ada kebun liar sama pohon bambu-bambu," ungkap Hari.
Hari menambahkan, warga kini dihantui khawatiran dengan kondisi ini karena bukan tidak mungkin ular-ular itu masih di sekitar perumahan. Namun, warga sudah dibekali pengetahuan singkat menghadapi ular.
"Sekarang warga sudah tidak melakukan pencarian hanya antisipasi saja karena waktu. Tapi warga suah diberi pemahaman jika menemukan ular itu, ya semoga jangan ada lagi lah," katanya.
Baca Juga: Diteror Puluhan Anak Kobra, Warga Kepek Gunungkidul Datangkan Orang Pintar
Kontributor : Rambiga
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua
-
Sentil Penataan Keraton, KDM: Jangan Buru-Buru Pikir Wisata, Urus Lembur dan Kota Dulu
-
Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang