SuaraJabar.id - Pihak keluarga mengenal Taufik Hidayat, pengemudi ojek online atau driver ojol yang merupakan warga Jalan Suryakencana, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi sebagai sosok yang baik dan suka membantu.
Selain itu, dari kaca mata keluarga, Taufik juga tidak pernah memiliki masalah dengan siapapun.
"Orangnya pendiam gak banyak ngomong, baik, suka membantu keluarga dan gak pernah punya masalah dengan orang lain maupun lingkungan," kata keponakan Taufik, Irfan Affandi (27) kepada Sukabumiupdate.com (jaringan Suara.com), Senin (6/1/2020).
Pihak keluarga pun tak menyangka Taufik bernasib malang. Dia ditusuk orang tak dikenal di Jalan Raya Cibolang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (5/1/2020) malam.
Korban sempat dilarikan ke RS Betha Medika namun nyawanya tak tertolong.
Jenazahnya kemudian dibawa ke RSUD R Syamsudin untuk dilakukan autopsi pada Senin (6/1/2020).
Usai di autopsi, jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU yang berada tak jauh dari rumah duka di Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi pada Senin sore.
Taufik yang merupakan tulang punggung keluarga meninggalkan tiga orang anak yang bernama Nabila (20), Thorik (17) dan Thaya (10). Ketiga anak tersebut merupakan buah hati Taufik bersama istrinya, Ida Farida.
Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan kasus penusukan driver ojol ini. Dalam kejadian ini, kendaraan, dompet dan tas korban masih ada. Hanya handphone korban yang hilang.
Baca Juga: Diduga Dibegal, Driver Ojol Tewas Ditusuk di Sukabumi
Berita Terkait
-
Korban Alfamart Roboh di Slipi, Tulang Lengan Sopir Ojol Lepas dari Bahu
-
Tim SAR Belum Berani Masuk ke Alfamart Roboh di Slipi, Ini Alasannya
-
Alfamart di Slipi Ambruk, Nama Tiga Korban Luka yang Dirawat di RS Tarakan
-
Ruko Ambruk di Slipi, Polisi Sebut Kondisi Bangunan Sudah Lama Miring
-
Gedung di Palmerah Roboh, Timpa Driver Gojek dan Penumpang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas