- Wali Kota Bandung menyerahkan sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto seberat 1,25 ton ke Masjid Al Ukhuwah, Rabu (27/6/2026).
- Sapi bernama Sheva tersebut dipilih melalui seleksi ketat dari enam ekor sapi yang ditawarkan pihak Pemerintah Kota Bandung.
- Sapi kurban akan disembelih di RPH Ciroyom dan dagingnya akan segera disalurkan kepada para mustahik di Kota Bandung.
SuaraJabar.id - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, menyerahkan sapi jumbo bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah ke Masjid Al Ukhuwah, Rabu (27/6/2026).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, hewan kurban tersebut memiliki berat mencapai 1,25 ton. Meskipun sapi ini anakan khas Indonesia dari Jawa Tengah, namun dibesarkan di Kota Bandung.
Sebelumnya ada enam ekor sapi yang ditawarkan, namun akhirnya presiden memilih sapi yang diberi nama Sheva.
"Hari ini setelah Salat Id di Masjid Al Ukhuwah, kita bersama-sama menyerahkan sapi kurban dari Presiden RI. Sebuah sapi anakan khas Indonesia dari Jawa Tengah, kemudian dibesarkannya di Ujungberung," katanya di Masjid Al Ukhuwah, Rabu (27/5/2026).
"Beratnya 1.250 kilogram atau 1,25 ton, merupakan sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto," jelas Farhan.
Lebih lanjut Farhan mengatakan, sapi tersebut akan disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom, Kota Bandung. Selanjutnya, dagingnya akan langsung dibagikan kepada para mustahik.
"Disalurkan langsung ke RPH Kota Bandung dan Insya Allah akan disalurkan kepada mustahik hari ini juga," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan sapi ini sudah melalui proses ketat.
Hingga akhirnya pihak Istana Kepresidenan memilih sapi jumbo ini sebagai hewan kurban orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Baca Juga: Persib Cetak Hattrick Juara, Umuh Muchtar dan Wagub Jabar Gelar Kurban 15 Sapi
"Sangat ketat seleksinya presiden ini, dan ini dari satu yang terpilih dari enam ekor yang kami tawarkan," kata Gin Gin.
Lebih lanjut ia mengatakan, petugas DKPP juga melakukan pemeriksaan hewan kurban terhadap 18.036 ekor. Seluruh hewan tersebut dipastikan dalam kondisi sehat dan layak disembelih.
"Total yang kami periksa ada 18.036 ekor, 65 persen domba dan kambing. Semua dalam kondisi sehat dan layak, dan sekarang sedang menyisir ke setiap pemotongan," jelasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Persib Cetak Hattrick Juara, Umuh Muchtar dan Wagub Jabar Gelar Kurban 15 Sapi
-
7 Fakta Mundurnya Bojan Hodak dan Penunjukan Igor Tolic untuk Musim 2026/2027
-
Alasan Mengejutkan Bojan Hodak Mundur dari Kursi Pelatih Persib
-
Cetak Sejarah Baru! Beckham Putra Bangga Persib Juara Tiga Musim Berturut-turut
-
Hadapi Tantangan Global, Pengusaha AMDK Jakarta-Jabar-Banten Dorong Ekonomi Sirkular
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Rekening Tetap Aktif, BRI Tingkatkan Perlindungan Nasabah dan Cegah Penyalahgunaan Rekening
-
Tumbang di Balai Kota Saat Bertugas, Wali Kota Bandung Masih Dipantau Ketat Tim Dokter
-
Respons KPK Soal Polri Serahkan Kasus Korupsi Mantan Jampidsus Febrie ke Tangan Kejaksaan
-
57 Persen Galon Guna Ulang Melampaui Batas Pakai, DPR: Masyarakat Jangan Dibodohi Soal Bahaya BPA
-
ORI030 Resmi Ditawarkan, BRI Perluas Pilihan Investasi bagi Masyarakat