SuaraJabar.id - Seorang wanita berusia 49 tahun tewas di Jalan Raya Pemda, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor diduga korban penjambretan.
Menurut salah satu warga sekitar, Herman menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi. Meski demikian, tidak ada yang mengetahui secara pasti peristiwa nahas yang dialami korban.
"Saya juga enggak lihat langsung, pas saya buka (toko) udah ramai banyak polisi juga. Katanya sih ada wanita yang dijambret," kata Herman pada Rabu (15/1/2020).
Dari informasi yang diterimanya, wanita yang diduga korban penjambretan itu sempat terseret beberapa meter sebelum akhirnya jatuh di dekat tokonya.
"Informasinya tewas, kayak keseret terus jatuhnya di sini nih (dekat tokonya)," ucapnya.
Terpisah, Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty Paur Humas Polresta Bogor Kota Ipda Desty mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban mengendarai motor bernomor polisi F 5925 CV menuju Stasiun Cilebut sekitar pukul 04.45 WIB.
"Informasi dari keluarga, korban naik motor mau kerja menuju Stasiun Cilebut," katanya.
Namun, setibanya di Jalan Raya Pemda korban dijambret hingga terjatuh dari motornya. Korban pun ditemukan warga sekitar tergeletak di pinggir jalan dengan kondisi sudah meninggal dunia.
"Korban luka meninggal di lokasi luka di kepala. Tidak ada saksi langsung yang melihat kejadiannya," jelasnya.
Baca Juga: Rampas HP dan Bacok Kepala Korban, Dua Jambret di Tambun Diringkus Polisi
Dari lokasi kejadian, polisi mengamakan barang bukti motor korban sementara dompet dan handphone telah hilang. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mencari pelaku.
"Kita amankan motor korban. Barang yang hilang dompet dan handphonenya," katanya.
Kontributor : Rambiga
Berita Terkait
-
Rampas HP dan Bacok Kepala Korban, Dua Jambret di Tambun Diringkus Polisi
-
Ketakutan di Bui, Jambret Pura-pura Kesurupan di Kantor Polisi
-
Jambret HP Gadis Malah Nyium Aspal, 2 Remaja Diamuk Massa, Motor Dibakar
-
Jambret HP Pak Haji saat Turun Pesawat, Arifin Diringkus Tuhan
-
10 Kali Beraksi, Jejak Teguh Terhenti Usai Jambret Emak-emak Gendong Cucu
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat