SuaraJabar.id - Pemerintah berencana memulangkan sebanyak 237 warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara asing yang sempat dikarantina di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau dari Wuhan ke daerah asal mereka pada Sabtu (15/2/2020).
Kabar tersebut disambut baik pihak keluarga Almer Belmiro Putrawan (18), Warga Jalan Abimanyu, RT 02/RW 15, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Kakak Almer, Tiara Regina Putriawan (19) mengaku menantikan kepulangan sang adik, meski belum diketahui secara pasti waktu pemulangannya.
"Kurang tahu ya (pemulangan), aku juga masih nunggu masih standby aja. Kalau sudah tahu pasti nanti aku sama ibu aku ke Jakarta," kata Regina saat ditemui Suara.com di rumahnya, Jumat (14/2/2020).
Baca Juga: Besok Observasi Berakhir, WNI dari Wuhan Diterbangkan ke Jakarta
Selama Almer menjalani karantina, pihak keluarga mengaku tetap instens berkomunikasi melalui telpon meskipun terkendala jaringan yang buruk.
"Komunikasi lancar kadang video call sama ibu, tapi ya gitu putus-putus karena koneksi di sana sangat jelek. Kondisinya sekarang Alhamdulilah baik, sehat pokoknya selama di sana suasana dibuat senyaman mungkin lah banyak diisi sama kegiatan," jelasnya.
Regina menjelaskan, Almer terdaftar sebagai mahasiswa semester awal di Kampus Central China Normal University (CCNU) Kota Wuhan sejak September 2019 lalu.
"Dia (Almer) sekolah di sana jurusan bisnis internasional baru lulus kuliah di sana beasiswa bulan September 2019. Aku juga kuliah di sana, tetapi aku di Kota Fuzhou. Kalau naik kereta cepat itu, perjalanan ke Kota Wuhan sekitar 6 jam lah," ungkap Regina.
Rencananya, jika sang adik sudah pulang ke rumah pihak keluarga akan kembali memeriksa kondisi kesehatannya meskipun tidak terlalu berlebihan.
Baca Juga: Observasi di Natuna Selesai, Anies Akan Menyambut Baik WNI dari Wuhan
"Mungkin check-up aja sih tapi enggak dalam. Kita tetap nunggu kabar kepastian kapannya katanya kan besok sore ya. Tadi sempet komunikasi siang, kalau besok jadinya langsung ke Jakarta, bunda nanyain terus kata dia (Almer) juga belum tahu," katanya.
Berita Terkait
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
-
Viral Perangkat Desa di Bogor Diduga Minta Jatah THR Ratusan Juta ke Perusahaan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar