SuaraJabar.id - Satreskrim Polres Bogor membekuk seorang pengusaha besar lubang tambang emas liar berinisial RA yang berada di wilayah Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi mengklaim tambang emas ini termasuk yang terbesar di Bogor.
"Kita amankan yang memang bertanggungjawab sebagai penambangan liar ini satu orang inisial RA. Ini terbesar di Bogor lah selama ini," kata Kapoleres Bogor AKBP Roland Ronaldy, Kamis (5/3/2020).
Dari hasil pemeriksaan, diketahui RA sudah menjalankan bisnisnya itu sekitar dua tahun dan memiliki 30 pekerja tambang emas liar (gurandil).
"Karyawannya itu ada sekitar 30 orang, kita amankan tapi sebagai saksi. Hasil tambangnya itu diolah kemudian dijual ke berbagai tempat dengan omset perbulan sekitar 50 juta dari 4 lubang," jelasnya.
Selain tersangka RA, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti di antaranya 4 karung karbon, 2 botol merkuri, 3 buah kompressor, 2 karunh lumpur diduga mengandung emas dan lainnya.
"Terhadap tersangka ini kita terapkan Pasal 161 dan atau Pasal 158 Jo Pasal 37 UU RI Nomor 04 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara, dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dengan denda sebesar Rp 10 miliar," pungkas Roland.
Kontributor : Zian Alfath
Berita Terkait
-
Warga Ancam Tutup Paksa Tambang Emas Tumpang Pitu: Kami Tunggu Khofifah
-
Kenapa Tambang Emas Tumpang Pitu Harus Ditolak?
-
Ditemukan Cadangan Emas di NTB, 600 Pekerja Dikerahkan
-
Taat Instruksi Presiden, Warga di Lebak Bakar 60 Gubuk Tambang Emas Ilegal
-
Kapolda Banten Janji Usut Pemodal Penambangan dan Pembalakan Liar di TNGHS
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
BRIZZI x ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Eksplor Seni, Kuliner, dan Berburu Hadiah
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini