SuaraJabar.id - Pemerintah Kota Bandung akan memasang 30 instalasi tempat cuci tangan atau wastafel di beberapa pusat keramaian di Kota Bandung. Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk memudahkan masyarakat mencuci tangan sebagai antisipasi terhadap penularan virus corona jenis baru Covid-19.
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengungkapkan pemasangan wastafel ini memudahkan masyarakt untuk mencuci tangan dalam rangka penguatan pencegahan Covid-19. Juga sebagai edukasi masyarakat terkait perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Di kota Bandung kita memasang instalasi wastafel untuk masyarakat dalam rangka memudahkan masyarakat untuk cuci tangan dan juga dalam penguatan agar menghadapi covid-19 ini di kota Bandung,” ujar Oded di Alun-Alun Bandung, Senin (23/3/2020)
Oded mengungkapkan pemasangan westafel akan dipasang di 30 titik pusat keramaian di Kota Bandung. Hingga saat ini, ada dua wastafel yang telah dipasang di Alun-Alun Bandung, yaitu di dekat Masjid Raya Kota Bandung dan di sekitar halte Bus Damri.
Baca Juga: Status KLB Virus Corona di Kota Bogor, 11 Hotel Nyatakan Tutup Sementara
“Insya Allah akan dipasang sebanyak 30 titik. Alhamdulillah hari ini, barusan saya, Mang Oded sama pak Sekda memasang di sini dua dan nanti di tempat lain juga akan kita pasang,” ujar Oded
Beberapa tempat keramaian yang disasar oleh Pemkot Bandung kaya Oded, di antara pasar-pasar, dan pusat keramaian lainnya. Pemasangan wastafel di 30 titik ini ditargetkan selesai pekan.
“Di pasar-pasar dipasang, di tempat-tempat keramaian akan dipasang. Mudah-mudahan dalam waktu sepekan ini (bisa selesai),” ujar Oded
Oded menghimbau kepada masyarakat Kota Bandung agar bisa menjaga wastafel ini, dan bisa menerapkan PHBS
“Saya mengimbau kepada masyarakat, semua masyarakat kota Bandung, mari kita jaga pelihara alat ini, wastafel ini, karena ini bukan hanya sekadar untuk mengahadapi virus covid-19 saja, tapi ini merupakan bagian dari saya berharap ada edukasi kepada masyarakat untuk phbs, perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Oded.
Baca Juga: APD Didistribusikan, Pelayanan Pasien Virus Corona Diharapkan Efektif
PHBS yang salah satunya adalah mencuci tangan setidaknya selama 20 detik memang merupakan salah satu cara yang disarankan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menghindari penyebaran Covid-19.
Berdasarkan data dari situs resmi Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung, saat ini sudah terdapat 5 warga Kota Bandung yang terkonfirmasi positif virus corona, satu di antaranya sudah dinyatakan sembuh. Sementara, terdapat 12 pasien dalam pengawasan (PDP) yang masih dirawat, serta 114 orang yang sedang dalam pemantauan.
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
-
Tak Sampai Rp2 Juta, Kemensos Tawarkan Kuliah di Poltekesos, Terjangkau Buat Keluarga Prasejahtera
-
Mengenal Masjid Al Jabbar Karya Ridwan Kamil, Utang Pembangunannya Dibongkar Dedi Mulyadi
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Whoosh Dibanjiri Penumpang! 240 Ribu Orang Pilih Kereta Cepat Selama Libur Lebaran
-
Update Harga Tiket Lembang Park & Zoo Terbaru 2025: Jangan Sampai Kehabisan Tiket!
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar