SuaraJabar.id - Pemkab Sukabumi mengonfirmasi kasus positif Corona atau Covid-19 di wilayahnya. Pengumuman adanya warga yang positif Covid-19 tersebut dirilis Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi.
Dalam keterangan yang disampaikan, dari data yang dihimping Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Sukabumi disebutkan ada 13 sampel yang diperiksa. Dari jumlah tersebut, hasil pemeriksaan menunjukan satu positif dan delapan negatif. Sedangkan sampel yang masih dalam proses pemeriksaan ada empat.
Dengan begitu, hingga Selasa (24/3/2020), terdapat 16 pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Sukabumi, sedangkan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) mencapai 79 orang.
Sementara itu, Bupati Sukabumi Marwan Hamami membenarkan kasus positif Corona di Kabupaten Sukabumi.
"Hasil pemeriksaan terakhir dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat, satu terindikasi positif," ujar Marwan dalam konferensi pers perkembangan Covid-19 di Pendopo Kabupaten Sukabumi seperti dilansir Sukabumiupdate.com-jaringan Suara.com pada Selasa (24/3/2020).
Untuk selanjutnya, Pemkab Sukabumi melakukan kajian agar proses penanganan pasien yang positif Corona tersebut bisa terpantau. Selain itu, petugas kesehatan melakukan tracing dan mendata dengan siapa pasien ini kontak.
"Tadi kita sudah memerintahkan kepala puskesmas (puskemas wilayah asal pasien positif ini) untuk mendata keluarga kemudian juga mencermati sejauh mana mobilisasi orang ini sebelum terindikasi positif. Mudah-mudahan kita bisa mempersempit ruang, sehingga penyebaran dari Virus Corona ini bisa tertanggulangi secara baik."
Berita Terkait
-
Pulang Dinas dari Jakarta, PNS Pemprov Bali Terinfeksi Virus Corona
-
Warga NTB Positif Corona, Gubernur: Ada Riwayat Pergi ke Daerah Terjangkit
-
Bertambah 4, Pasien Positif Corona di Semarang Jadi 10 Orang
-
Positif Corona Tanpa Gejala, 2 Komisioner ORI Diisolasi di Wisma Atlet
-
Pasien Positif Corona Asal Kabupaten Bogor Dirujuk ke Wisma Atlet
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan
-
Kasus Asusila Anak di Tasikmalaya, Polisi Libatkan KPAID untuk Pulihkan Trauma Korban
-
Dugaan Fasilitas Khusus Ferdy Sambo di Lapas Cibinong, Ini Jawaban Ditjenpas
-
5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games
-
YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah