SuaraJabar.id - Sebanyak 30 polisi siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol) Sukabumi diisolasi. Mereka positif virus corona.
Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Musyafak menjelaskan mereka diisolasi dan diperlukan selayaknya orang dalam pemantauan atau ODP virus corona.
Mantan Kepala RS Polri Kramat Jati itu menjelaskan bahwa hasil positif rapid test tidak berarti menunjukan bahwa yang bersangkutan terjangkit Covid-19. Sebab, rapid test itu sendiri bukanlah alat yang diperuntukkan khusus untuk Covid-19
"Rapid tes ini akurasinya hanya kurang lebih 80 persen dan itupun tidak khusus Covid-19.Meskipun demikian yang 300 ini kami perlakulan, kami tangani seperti halnya ODP," kata Musyafak di Setukpa Lemdikpol, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (1/4/2020).
Musyafak mengemukakan bahwa 300 siswa tersebut kekinian pun telah menjalani masa isolasi selama 14 hari. Selama masa isolasi tersebut mereka pun diberikan asupan gizi dan vitamin guna meningkatkan imunitas tubuh
"Setiap hari rencanan dalam 14 hari kita isolasi kita berikan vitamin C tablet, kemudian imbost, dan lain-lain. Tujuanya untuk tingkatkan daya tahan tubuh. Sehingga kalau memnag terinveksi virus tubuh bisa mengkonter," katanya.
Sebelumnya, sebanyak 1.250 siswa di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan Polri (Lemdikpol), Sukabumi, Jawa Barat dicutikan untuk sementara waktu. Hal itu menyusul adanya 300 siswa yang dinyatakan positif terjangkit virus berdasar hasil rapid test.
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yowono menyampaikan bahwa total siswa di Setukpa Lemdikpol yakni sebanyak 1.550 siswa. Dari jumlah tersebut sebanyak 300 siswa berdasar hasil rapid test diketahui positif terjangkit virus meski belum tentu Covid-19.
"Sisanya ada 1250 itu cuti," kata Argo di tempat yang sama.
Baca Juga: Pemotor Pingsan di Pertigaan Jakarta-Sukabumi, Dievakuasi Medis Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Pedagang Daging Sapi Pasar Kosambi Bandung Kembali Berjualan Usai Mogok
-
Mayor, Sapi Jumbo Milik Peternak KBB yang Dibeli Prabowo untuk Kurban
-
Catat Waktunya! Ini Rute Baru Konvoi Juara Persib dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka
-
Mengenal 'Predator', Sapi Simental 1,1 Ton Milik Presiden Prabowo untuk Warga Sukabumi
-
Sering Dikeluhkan Warga di Medsos, Dinkes Bogor Ancam Beri Sanksi Puskesmas Cisarua