SuaraJabar.id - Menjelang puasa ramadhan 2020, sembako atau bahan pokok di Kota Bandung langka. Gula pasir dan minyak goreng di antara sembako yang sulit ditemui saat wabah virus corona ini.
Salah seorang pedagang sembako, Titin (40) mengungkapkan beberapa kebutuhan pokok seperti gula dan minyak goreng mengalami kelangkaan. Pihaknya cukup sulit mendapatkan barang.
“Untuk gula, sekilo sekarang Rp 18 ribu, stoknya susah. Lebih susah tidak ada barang, makanya mahal,” ujar Titin kepada suara.com ketika ditemui di Pasar Kosambi Bandung, Kamis (23/4/2020).
Titin mengungkapkan sudah sejak beberapa minggu harga gula bertahan di angka Rp 18 ribu per kilogramnya dan barang cukup sulit didapat. Sementara itu menjelang ramadhan belum ada peningkatan pembelian dari warga.
“Infonya susah, soalnya dari pengiriman dari pemasoknya, jadi kami juga susah. Belum ada peningkatan pembelian,” ujar Titin.
Selain gula pasir, Titin mengungkapkan kelangkaan juga terjadi pada minyak goreng. Namun harga jual minyak goreng masih tetap normal, dan harga kebutuhan lainnya masih cukup normal, seperti telur.
“Minyak goreng, standar harga masih normal, cuma barangnya agak susah didapat. Karena langka pengirimannya juga,” ugkap Titin.
“Tidak naikin harga kasian, nanti sesuaiin harga saja. Telor masih normal, harganya turun, dari Rp 25 ribu menjadi Rp 23 ribu rupiah,” lanjut Titin menambahkan.
Sementara itu salah satu pedagang sayuran, Iin Fahrina (30) mengungkapkan ada peningkatan harga bawang merah sejak dua minggu terakhir. Mencapai Rp 55 ribu perkilogramnya, sedangkan harga bawang putih mengalami penurunan.
Baca Juga: Banyak Bercak Darah, Pembacok Keluarga Perawat Titip Golok di Rumah Ortu
“Bawang merah naik, sekilo Rp 55 yang bagus, harga normalnya Rp 35 ribu. Baru sekarang naiknya, dua minggu jelang ramadhan.
Bawang putih turun, dari Rp 45 ribu ke Rp 40 ribu perkilonya,” ungkap Iin.
Kontributor : Emi La Palau
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI