SuaraJabar.id - Kepolisian Kota Bekasi tidak memberikan tilang ke pengendara yang melanggar Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) hari ke 10 di Kota Bekasi. Sebab masih ditemukan sejumlah pengendara yang melanggar.
Sejumlah petugas tampak memberhentikan pengendara mobil dan motor yang melanggar.
"Mohon maaf pak, lagi PSBB mohon berpindah ke bagian belakang," ujar salah satu petugas gabungan di Jalan K.H Noer Ali, Sumber Artha, perbatasan Jakarta -Bekasi, Kalimalang, Jumat (24/4/2020).
Tak hanya itu petugas juga memberhentikan pengendara mobil dan motor yang tidak mengenakan masker. Petugas juga memberhentikan pengendara motor yang masih berboncengan.
PS Panit Lantas Polresta Bekasi Kota Aiptu Edy Cahyono mengatakan pengendara yang melanggar PSBB di wilayah Kalimalang sudah mulai berkurang.
Kata Edy para pengendara yang melintas sudah mulai mematuhi aturan PSBB, meski masih ada yang melanggar.
"Hari ini mulai berkurang dibanding awal-awal. Walaupun masih ada yang melanggar," ucap dia.
Edy menuturkan sebanyak empat mobil pribadi yang tidak mengenakan masker.
Kemudian sebanyak enam pengendara motor yang tidak mengenakan masker dan 11 pengendara motor yang masih berboncengan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Berkeliaran Saat PSBB di Bandung Akan Dipukul Rotan, Benarkah?
"Kami harap pengendara mematuhi aturan PSBB," katanya.
Polisi tak memberikan tilang meski pelanggar tak mengenakan helm. Sebab arahan Kapolri kata dia fokus kepada pencegahan Covid-19
"Sementara kita tidak, tapi kita beri imbauan, dan arahan Kapolri yang berkaitan dengan pencegahan Covid-19 saat PSBB," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok